Pelek model cast wheel perlu di balancing jika sudah lama digunakan. Medcom.id/Ekawan Raharja
Pelek model cast wheel perlu di balancing jika sudah lama digunakan. Medcom.id/Ekawan Raharja

Pentingnya Perawatan Berkala Pelek Sepeda Motor

Otomotif perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 22 November 2019 13:39
Jakarta: Tidak sedikit bikers yang menganggap sepele dan membiarkan kondisi pelek sepeda motor yang sudah tidak baik. Padahal, piranti yang satu ini perlu juga mendapat perhatian ekstra. Terlebih jenis pelek jari-jari yang memiliki jaruji lebih banyak dibanding pelek racing.
 
Yosi, pemilik bengkel Bangbrand di bilangan Pondok Timur Indah, Bekasi Timur, Jawa Barat, berbagi tips cara merawat pelek sepeda motor yang baik agar selalu dalam kondisi yang prima.
 
"Pelek jari-jari perlu dicek secara berkala, salah satunya adalah dengan memeriksa kekencangan jeruji terhadap ring pelek," beber Yosi, saat berbincang dengan Medcom.id di Bekasi, beberapa waktu lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut Yosi menjelaskan, buatlah kekencangan yang pas dan pastikan untuk tidak menyetingnya terlalu kencang atau terlalu longgar, karena bisa membuat kondisi pelek menjadi bengkok dan rusak.
 
Untuk melakukan pengecekan sebaiknya jangan tunggu kondisi pelek rusak. Segera lakukan penyetelan ulang pada pelek yang yang sudah tidak seimbang, sebab bisa bedampak pada rusaknya laher roda dan bikin ban habis tidak merata.
 
"Untuk pelek jari-jari cukup setel ulang kekencangannya, sementara untuk pelek palang atau racing dengan cara di press," tambah Yosi.
Efek Buruk Jeruji Pelek Sepeda Motor Kendur
Hal yang tidak kalah penting agar pelek jari-jari tetap awet adalah, dengan rutin membersihkannya dari kotoran yang menempel. Jangan dibiarkan dalam keadaan kotor terlalu lama, karena bisa menimbulkan karat pada pelek dan tentunya menjadi tidak awet.
 
Tak hanya pelek jari-jari. Pelek model cast wheel atau pelek racing juga perlu mendapat perawatan berkala dan di-balancing. Disebutkan kalau pelek racing memiliki ketahanan kurang lebih 10 ribu kilometer. Jika lebih dari angka tersebut, pelek harus diperiksa kondisinya dan dilakukan balancing agar tetap stabil menjaga laju motor.
 
Ciri pelek racing yang sudah sudah harus di balancing, yakni timbulnya getaran di setang ketika motor melaju di kecepatan 60-100 kilometer per jam. Bahkan kestabilan motor saat melaju bisa terasa berkurang hingga 50 persen.
 
"Untuk pelek cast wheel akan diperiksa keseimbangannya. Kalau pelek jari-jari akan diperiksa juga keseimbangan dan kerapatan jari-jarinya," jelas Yosi.
 
Pria ramah itu juga sedikit memberikan tips untuk memeriksa keseimbangan pelek. Jika kemiringan pelek lebih dari batas toleransi 2 milimeter, maka saat diputar akan tampak miring.
 
Tentu saja komponen ini sangat penting untuk diperhatikan karena pelek yang menjaga ban agar tetap bekerja dengan baik di jalan. Terlebih jika motor kerap dibawa perjalanan jauh dengan kondisi jalananan yang tidak mulus, resiko kecelakaan pun bisa meningkat karena kondisi motor tidak stabil.
 

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif