Jakarta: Mendeteksi kondisi mesin motor salah satunya bisa melihat dari knalpot. Untuk motor empat tak, jika knalpot mengeluarkan asap putih, itu menandakan ada kerusakan pada bagian internal mesin.
Bagian yang harus diperiksa adalah ring piston yang sudah lemah. "Oli sedikit merembes masuk, apalagi kalau piston dan dinding piston sudah baret, asapnya akan lebih tebal," buka Heri Prasetyawan dari Jaw's Speed di Depok.
Asap putih itu terjadi karena yang dibakar selain bahan bakar, juga ada oli yang merembes masuk keruang pembakaran. Tentu efeknya performa mesin drop, dan polusi dari motor Anda jadi lebih tinggi.
Lain lagi jika asap putih keluar saap pagi hari, yang kemudian menghilang. "Itu gejalanya seal klep, oli merembes masuk ruang bakar, tapi begitu mesin hidup asap lama-lama hilang," sambungnya.
Untuk soal pertama, mau tidak mau harus mengganti satu set piston dan ring piston dengan melakukan oversize (membersarkan diameter piston). Seberapa besar oversize dilakukan tergantung pada kondisi dinding piston.
Untuk permasalah kedua, Anda cukup mengganti sil klepnya saja dengan membuka cyclinder head. Kalau sudah begini bisa sekalian servis besar dan periksa kondisi piston dan dinding piston sekalian.
Jakarta: Mendeteksi kondisi mesin motor salah satunya bisa melihat dari knalpot. Untuk motor empat tak, jika knalpot mengeluarkan asap putih, itu menandakan ada kerusakan pada bagian internal mesin.
Bagian yang harus diperiksa adalah ring piston yang sudah lemah. "Oli sedikit merembes masuk, apalagi kalau piston dan dinding piston sudah baret, asapnya akan lebih tebal," buka Heri Prasetyawan dari Jaw's Speed di Depok.
Asap putih itu terjadi karena yang dibakar selain bahan bakar, juga ada oli yang merembes masuk keruang pembakaran. Tentu efeknya performa mesin drop, dan polusi dari motor Anda jadi lebih tinggi.

Lain lagi jika asap putih keluar saap pagi hari, yang kemudian menghilang. "Itu gejalanya seal klep, oli merembes masuk ruang bakar, tapi begitu mesin hidup asap lama-lama hilang," sambungnya.
Untuk soal pertama, mau tidak mau harus mengganti satu set piston dan ring piston dengan melakukan oversize (membersarkan diameter piston). Seberapa besar oversize dilakukan tergantung pada kondisi dinding piston.
Untuk permasalah kedua, Anda cukup mengganti sil klepnya saja dengan membuka cyclinder head. Kalau sudah begini bisa sekalian servis besar dan periksa kondisi piston dan dinding piston sekalian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)