Kendaraan yang terparkir di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, tertutup abu vulkanik akibat meletusnya Gunung Semeru, Sabtu (4/12/2021). (ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Malang)
Kendaraan yang terparkir di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, tertutup abu vulkanik akibat meletusnya Gunung Semeru, Sabtu (4/12/2021). (ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Malang)

Tips Otomotif

Cara Membersihkan Mobil yang Tertutup Abu Vulkanik

Ekawan Raharja • 08 Desember 2022 12:00
Jakarta: Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran dengan jangkauan sejauh tujuh kilometer pada Minggu (4-12-2022) pukul 02.46 WIB. Apabila mobil kamu tertutup abu vulkanik, pastikan mencucinya dengan benar agar tidak menimbulkan kerusakan mobil.
 
Toyota melalui situs resminya menyebutkan ujan abu vulkanik juga menempel di permukaan mobil yang membuat proses mencuci mobil jadi tidak mudah dan butuh strategi khusus.

1. Segera Cuci Mobil

Langkah pertama adalah kamu harus segera mencuci kendaraan dengan air karena abu vulkanik terbentuk dari material batu kecil, mineral, dan debu vulkanik yang sangat halus. Lapisan debu halus tersebut berbahaya bagi permukaan mobil, mesin, maupun kaca.
 
Jika basah karena terkena hujan, butiran debu akan menggumpal membentuk lumpur yang lengket dan susah dibersihkan.

2. Cuci dan Parkir di Tempat Tertutup

Pastikan usaha membersihkan kendaraan dilakukan di area tertutup agar debu vulkanik tidak kembali menempel. Selain itu, bila terpaksa menggunakan mobil segera bilas mobil kamu, dan tidak disarankan parkir di luar ruangan.

3. Gunakan Air Bertekanan

Gunakan air dengan tekanan yang cukup tinggi agar debu vulkanik luruh dan terlepas dari permukaan kaca mobil. Semprotkan air di seluruh permukaan mulai dari bagian atas kendaraan sampai ke bagian bawah sehingga tidak ada lagi yang tertinggal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lakukan ini dengan seksama sampai debu tidak terlihat lagi menempel di permukaan kaca dan body mobil.

4. Jangan Diseka Kalau Masih Ada Abu

Jangan menyeka bodi dan kaca mobil selama masih ada abu karena berpotensi membuat kaca dan bodi mobil baret. Kemudian lap dengan kain microfiber yang khusus digunakan untuk bodi kendaraan. Tidak harus baru, asal bersih dan kering.

5. Dilap Satu Arah

Saat mengelap dengan kain mikrofiber, lakukan gerakan satu arah dan jangan memutar. Gerakan memutar yang selama ini banyak digunakan pemilik kendaraan untuk membersihkan mobil tidak terlalu tepat dilakukan saat hujan abu. Ini dapat menimbulkan goresan berbentuk lingkaran atau swirl mark yang cukup terlihat.

6. Pastikan Kolong Mobil Bersih

Pastikan pula bagian kolong mobil dibersihkan dengan air tekanan karena sifat korosif dari abu vulkanik dapat menyebabkan timbulnya karat. Dan bagian paling rentan tumbuh karat adalah kolong mobil, seperti kolong spatbor.

7. Bersihkan Bagian Dalam Mobil

Walaupun kaca mobil sudah ditutup penuh namun bukan berarti abu atau debu vulkanik tidak bisa masuk ke dalam kabin mobil. Sedikit saja tercipta ruang, seperti saat kamu bukan-tutup pintu atau jendela, debu yang sangat halus itu bisa segera masuk.
 
Oleh sebab itu, bersihkan bagian dalam mobil menggunakan vacum cleaner. Jangan memukul kursi atau karpet karena debu halus akan terbang dan itu berbahaya untuk kesehatan. Siram dengan air untuk membersihkan karpet mobil.
 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif