Jakarta: Pemerintah menetapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Tak sedikit pula masyarakat yang terpaksa melakukan pekerjaan dari rumah, atau yang umumnya dinamakan dengan istilah Work From Home.
Karena mereka melakukan pekerjaan di rumah, sepeda motor yang mereka gunakan sehari-hari pun jadi terbengkalai. Jarangnya pemakaian dapat menimbulkan beberapa masalah.
Masalah yang ada timbul dari level terendah sampai level tertingginya. Misalnya, masalah pada paling rendah adalah adanya debu yang menempel pada kendaraan. Debu ini akan semakin tebal apabila tidak segera dibersihkan. Masalah yang berat timbul dari bagian mesin akibat dari kurangnya pemanasan mesin secara berkala.
Untuk dapat menghindari berbagai macam masalah yang menyulitkan ini, ada kalanya kita bisa menerapkan beberapa langkah utama untuk dapat merawat motor anda luar dalam. Berikut perawatan sepeda motor yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah selama masa pandemi, seperti ditulis WahanaHonda.
Rajinlah membersihkan motor dari debu
Motor yang lama tidak dipakai akan menjadi sarang debu. Parahnya lagi, apabila sudah bertahun-tahun tidak dijamah oleh tangan manusia, motor Anda akan menjadi rumah bagi koloni laba-laba, termasuk serangga lainnya.
Untuk itu penting menjaga kondisi motor tetap terawat, yakni dengan cara membersihkan minimal tiga hari sekali agar debu dan kotoran tidak menumpuk di motor.
Memanaskan mesin motor setiap pagi
Hal yang tak kala penting adalah bagaimana cara merawat mesin motor. Karena kondisi memaksa kita untuk selalu berada di rumah, ada baiknya melakukan pemanasan mesin secara berkala.
Saat memanaskan mesin motor tidak perlu lama-lama, cukup satu sampai dua menit pada rpm yang rendah dan tidak perlu menggeber-geber mesin motor. Lakukan cara ini paling tidak dua hari sekali.
Rutin mengganti oli
Meski motor jarang dipakai, ada baiknya tetap melakukan pemeliharaan oli mesin demi menjaga performa mesin tetap prima. Karena motor jarang dipakai, jadi cukup lakukan penggantian oli paling tidak dua bulan sekali.
Jakarta: Pemerintah menetapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Tak sedikit pula masyarakat yang terpaksa melakukan pekerjaan dari rumah, atau yang umumnya dinamakan dengan istilah Work From Home.
Karena mereka melakukan pekerjaan di rumah, sepeda motor yang mereka gunakan sehari-hari pun jadi terbengkalai. Jarangnya pemakaian dapat menimbulkan beberapa masalah.
Masalah yang ada timbul dari level terendah sampai level tertingginya. Misalnya, masalah pada paling rendah adalah adanya debu yang menempel pada kendaraan. Debu ini akan semakin tebal apabila tidak segera dibersihkan. Masalah yang berat timbul dari bagian mesin akibat dari kurangnya pemanasan mesin secara berkala.
Untuk dapat menghindari berbagai macam masalah yang menyulitkan ini, ada kalanya kita bisa menerapkan beberapa langkah utama untuk dapat merawat motor anda luar dalam. Berikut perawatan sepeda motor yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah selama masa pandemi, seperti ditulis WahanaHonda.
Rajinlah membersihkan motor dari debu
Motor yang lama tidak dipakai akan menjadi sarang debu. Parahnya lagi, apabila sudah bertahun-tahun tidak dijamah oleh tangan manusia, motor Anda akan menjadi rumah bagi koloni laba-laba, termasuk serangga lainnya.
Untuk itu penting menjaga kondisi motor tetap terawat, yakni dengan cara membersihkan minimal tiga hari sekali agar debu dan kotoran tidak menumpuk di motor.
Memanaskan mesin motor setiap pagi
Hal yang tak kala penting adalah bagaimana cara merawat mesin motor. Karena kondisi memaksa kita untuk selalu berada di rumah, ada baiknya melakukan pemanasan mesin secara berkala.
Saat memanaskan mesin motor tidak perlu lama-lama, cukup satu sampai dua menit pada rpm yang rendah dan tidak perlu menggeber-geber mesin motor. Lakukan cara ini paling tidak dua hari sekali.
Rutin mengganti oli
Meski motor jarang dipakai, ada baiknya tetap melakukan pemeliharaan oli mesin demi menjaga performa mesin tetap prima. Karena motor jarang dipakai, jadi cukup lakukan penggantian oli paling tidak dua bulan sekali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)