Perhatikan usia pakai v-belt motor matic. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Perhatikan usia pakai v-belt motor matic. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Perawatan Kendaraan

Penyebab V-Belt Motor Matic Mudah Putus

M. Bagus Rachmanto • 11 Agustus 2020 07:45
Jakarta: Ada beberapa faktor yang menyebabkan van belt (v-belt) motor matic mudah putus,  bahkan meski usia penggunaannya belum lama. Kebanyakan orang berpikir bila jarak tempuh adalah penyebab utamanya. Faktanya, jarak tempuh tidak memberi pengaruh besar pada v-belt.
 
Seperti ditulis Suzuki, faktor utama yang menyebabkan v-belt mudah putus adalah akselerasi atau beban kerja pada van belt yang terlalu berlebihan. Selain itu, terdapat faktor lain yang juga turut mempengaruhi kondisi dari v-belt.
 
Saat mesin dalam keadaan yang tidak prima kemudian motor digunakan pada jalanan yang  ekstrim, v-belt akan mengalami penurunan fungsi secara otomatis. Berkaitan dengan itu, komponen lain yang juga sering diabaikan padahal memegang peranan yang amat penting adalah pelumas.

Pelumasan pada transmisi gearbox atau CVT merupakan hal yang sangat penting. Terlebih pada motor matic yang memiliki transmisi berbeda dengan motor biasa. Jika proses pelumasan dilupakan begitu saja dan tidak terawat, komponen akan seret sehingga v-belt motor menjadi lebih berat.
 
Jika v-belt pada motor menanggung beban yang berat, kondisi v-belt akan semakin memburuk dan mudah putus. Apabila motor terasa lebih berat dan sabuk CVT berkurang serta semakin melar, segeralah mengganti v-belt pada motor.
 
Usia Wajar Pemakaian V-Belt
Sama halnya seperti produk atau barang pada umumnya, v-belt juga memiliki usia atau umur pemakaiannya sendiri. Umumnya, maksimal umur pemakaian v-belt hanya pada jarak 25.000-30.000 kilometer. Jika sudah mencapai angka ini, ada baiknya pengguna segera mengganti v-belt.
 
Terlebih jika pemilik kendaraan merupakan seseorang yang suka melakukan perjalanan jauh atau touring. Motor yang terus-menerus digunakan untuk perjalanan jauh seperti touring akan membuat performa dari v-belt semakin mengalami penurunan.
 
Disarankan untuk melakukan pengecekan atau service rutin setiap jarak tempuh mengalami penambahan hingga 6.000 kilometer. Hal ini juga berguna untuk membersihkan kotoran yang ada pada v-belt motor.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan