Ilustrasi mengganti oli mesin. Pertamina Lubricants
Ilustrasi mengganti oli mesin. Pertamina Lubricants

Catat! Ini Waktu yang Tepat untuk Ganti Oli Mesin

Ekawan Raharja • 26 Januari 2026 18:15
Jakarta: Masih banyak pengendara yang bingung menentukan waktu ideal untuk mengganti oli kendaraan. Padahal, oli memiliki peran vital sebagai pelindung utama mesin dari panas dan gesekan antar komponen.
 
Seiring penggunaan, oli mengalami proses alami seperti oksidasi, penguapan, serta terkontaminasi sisa pembakaran. Jika masa pakainya habis, kemampuan oli dalam melindungi mesin akan menurun dan berisiko memengaruhi performa kendaraan.
 
Untuk membantu pemilik kendaraan menjaga kondisi mesin tetap optimal, Pertamina Lubricants membagikan sejumlah tips mengenali tanda oli perlu diganti sekaligus cara memperpanjang masa pakainya.

Kenali Interval dan Jenis Oli

Secara umum, penggantian oli dilakukan setiap 2.000–3.000 kilometer untuk sepeda motor dan 5.000–15.000 kilometer untuk mobil. Namun, jarak tersebut tidak bersifat mutlak karena dipengaruhi jenis pelumas yang digunakan—mineral, semi-sintetik, atau full synthetic—serta kondisi pemakaian kendaraan.

Baca Juga:
IMX Hub Bandung, Jadi Tempat Kongkow Penggemar Modifikasi Mobil


“Rentang waktu penggantian oli tidak hanya bergantung pada jarak tempuh, tapi juga pada kemampuan pelumas menghadapi beban dari mesin kendaraan dengan kondisi extrim jalanan seperti debu dan kemacetan. Oli full synthetic umumnya memiliki ketahanan lebih baik dibandingkan jenis mineral. Karena itu, penting bagi pengendara untuk memahami karakteristik oli yang digunakan agar bisa menyesuaikan jadwal penggantian dengan lebih tepat,” ujar Senior Analyst PCO & Specialties PT Pertamina Lubricants, Mulianto, melalui keterangan resminya.

Selain jenis oli, penggunaan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan dan perawatan berkala juga menjadi faktor penting dalam menentukan masa pakai pelumas.

Tanda-Tanda Oli Perlu Segera Diganti

Selain mengacu pada jarak tempuh, terdapat beberapa indikator yang bisa menjadi tanda oli harus segera diganti:

1. Suara mesin terdengar kasar atau berdengung

Lapisan oli yang semakin tipis membuat gesekan antar komponen logam meningkat sehingga suara mesin menjadi lebih keras atau kasar.

2. Tarikan kendaraan terasa berat

Oli yang sudah lama digunakan tidak mengalir optimal. Pergerakan piston dan katup menjadi kurang mulus, respons gas melambat, suhu mesin cepat naik, dan tenaga kendaraan berkurang, terutama saat macet atau menanjak.

Baca Juga:
Toyota 86 dari Indonesia Bakal Mejeng di Osaka Auto Messe 2026

3. Suhu mesin terasa panas

Gesekan berlebih akibat menurunnya performa oli dapat menyebabkan mesin cepat panas.

4. Konsumsi bahan bakar meningkat

Ketika pelumas melewati masa pakai ideal, mesin bekerja lebih keras untuk menghasilkan tenaga yang sama. Efisiensi pembakaran menurun sehingga konsumsi bahan bakar meningkat.
 
Pengendara juga disarankan mencatat tanggal serta jarak tempuh setiap kali mengganti oli untuk memudahkan pemantauan masa pakai berikutnya.

Promo Ganti Oli Sepanjang 2026

Untuk mendorong kebiasaan perawatan kendaraan yang lebih disiplin, Pertamina Lubricants menghadirkan promo Hari Gajian dan promo Mudah Cuan. Program cashback ini berlangsung sepanjang Januari hingga Desember 2026 dan dapat dimanfaatkan di lebih dari 2.000 bengkel rekanan di seluruh Indonesia.
 
Melalui kedua program tersebut, konsumen yang melakukan penggantian oli Pertamina minimal 0,8 liter untuk motor, 3,5 liter untuk mobil, atau 4 liter untuk kendaraan niaga berkesempatan mendapatkan e-voucher MyPertamina atau saldo e-wallet.
 
Promo Hari Gajian berlaku setiap awal bulan pada tanggal 1–7, sementara program Mudah Cuan berlangsung setiap akhir bulan pada tanggal 25–30. Konsumen dapat memilih program sesuai kebutuhan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan