Jakarta - Memodifikasi mobil dengan tujuan personalisasi kendaraan sesuai karakter penggunanya, banyak dilakukan oleh para pemilik kendaraan. Alasan melakukan itu pun cukup beragam. Salah satunya adalah supaya performa mobilnya lebih baik.
Bahkan ada juga yang hanya ingin mempercantik tampilan mobilnya. Hal ini sebenarnya boleh dilakukan. Tapi perlu diingat, modifikasi yang cukup ekstrim ada konsekuensinya tersendiri. Bahkan dari hasil survei yang dilakukan Medcom.id, terdapat 4 dampak besar yang bisa membuat Sobat Medcom merugi.
Berikut 4 hal buruk yang bisa terjadi:
1. Garansi Bisa Hangus
Garansi mobil diberikan oleh pabrikan untuk merawat mobil Anda. Biasanya garansi tersebut bisa diklaim secara berkala seperti penggantian oli atau ketika mobil mengalami kerusakan, Anda tak perlu mengeluarkan biaya karena masih ditanggung pabrikan.
Tapi perlu dicatat, kerusakan tak akan ditanggung garansi jika mobil telah dimodifikasi. Kerusakan ini mungkin saja terjadi karena Anda mengganti komponen tertentu yang tidak sesuai. Bisa juga modifikasi dilakukan secara asal-asalan.
Baca Juga:
Harga BBM Turun per 1 Januari 2026, Semua Kompak Turunkan Harga
2. Membahayakan Keselamatan
Modifikasi yang melibatkan elektrifikasi dapat membahayakan keselamatan Anda di jalan. Terlebih jika mengubah posisi kabel dan dilakukan secara tidak profesional.
Bukan tidak mungkin semua fungsi fitur yang menggunakan elektrifikasi akan tidak berfungsi. Pastikan modifikasi yang Anda lakukan tidak mengurangi faktor kenyamanan dan keselamatan.
3. Performa Menurun
Jangan dulu komplain bila mobil Anda tak menghasilkan performa sesuai dengan klaim pabrikan. Bisa jadi hal itu justru disebabkan modifikasi yang Anda lakukan.
Ironisnya banyak orang yang memodifikasi mobil untuk meningkatkan performanya. Nyatanya, modifikasi tersebut malah mengurangi performa mobil.
4. Menghabiskan Biaya
Mengubah tampilan mobil dari yang biasa tentu akan memakan biaya. Untuk memodifikasi tertentu bahkan bisa membuat pengendara merogoh koceknya dalam-dalam. Seperti mengganti pelek. Meski terihat sepele, biaya untuk mengganti pelek cukup menguras kantong.
Jakarta - Memodifikasi mobil dengan tujuan personalisasi kendaraan sesuai karakter penggunanya, banyak dilakukan oleh para pemilik kendaraan. Alasan melakukan itu pun cukup beragam. Salah satunya adalah supaya performa mobilnya lebih baik.
Bahkan ada juga yang hanya ingin mempercantik tampilan mobilnya. Hal ini sebenarnya boleh dilakukan. Tapi perlu diingat, modifikasi yang cukup ekstrim ada konsekuensinya tersendiri. Bahkan dari hasil survei yang dilakukan
Medcom.id, terdapat 4 dampak besar yang bisa membuat
Sobat Medcom merugi.
Berikut 4 hal buruk yang bisa terjadi:
1. Garansi Bisa Hangus
Garansi mobil diberikan oleh pabrikan untuk merawat mobil Anda. Biasanya garansi tersebut bisa diklaim secara berkala seperti penggantian oli atau ketika mobil mengalami kerusakan, Anda tak perlu mengeluarkan biaya karena masih ditanggung pabrikan.
Tapi perlu dicatat, kerusakan tak akan ditanggung garansi jika mobil telah dimodifikasi. Kerusakan ini mungkin saja terjadi karena Anda mengganti komponen tertentu yang tidak sesuai. Bisa juga modifikasi dilakukan secara asal-asalan.
2. Membahayakan Keselamatan
Modifikasi yang melibatkan elektrifikasi dapat membahayakan keselamatan Anda di jalan. Terlebih jika mengubah posisi kabel dan dilakukan secara tidak profesional.
Bukan tidak mungkin semua fungsi fitur yang menggunakan elektrifikasi akan tidak berfungsi. Pastikan modifikasi yang Anda lakukan tidak mengurangi faktor kenyamanan dan keselamatan.
3. Performa Menurun
Jangan dulu komplain bila mobil Anda tak menghasilkan performa sesuai dengan klaim pabrikan. Bisa jadi hal itu justru disebabkan modifikasi yang Anda lakukan.
Ironisnya banyak orang yang memodifikasi mobil untuk meningkatkan performanya. Nyatanya, modifikasi tersebut malah mengurangi performa mobil.
4. Menghabiskan Biaya
Mengubah tampilan mobil dari yang biasa tentu akan memakan biaya. Untuk memodifikasi tertentu bahkan bisa membuat pengendara merogoh koceknya dalam-dalam. Seperti mengganti pelek. Meski terihat sepele, biaya untuk mengganti pelek cukup menguras kantong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)