Ilustrasi berkendara sepeda motor. Wahana Honda
Ilustrasi berkendara sepeda motor. Wahana Honda

Tips Mencegah Kantuk Saat Berkendara Motor di Waktu Puasa

Ekawan Raharja • 24 Februari 2026 16:18
Ringkasnya gini..
  • Kantuk kerap muncul saat puasa. Pengendara motor diminta waspada agar keselamatan tetap terjaga di jalan.
  • Agus Sani WMS menyarankan tidur 7–8 jam, lakukan stretching, dan cek peta digital sebelum berangkat.
  • Jika mengantuk, istirahat 10–15 menit di tempat aman. Tetap utamakan #Cari_Aman dan kondisi prima saat berkendara.
Jakarta: Kantuk menjadi salah satu yang sering menghinggapi orang-orang yang sedang berpuasa. Bagi yang tetap bepergian dengan sepeda motor saat puasa harus berhati-hati untuk mencegah rasa kantuk datang.
 
Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Agus Sani, membagikan sejumlah tips guna menghilangkan kantuk saat berkendara motor di bulan Ramadan:

1. Istirahat Cukup

Jam tidur dan bangun tentu bergeser karena harus makan sahur. Namun, tetap pastikan tidur yang cukup sebelum melakukan perjalanan. “Tidur minimal 7–8 jam per hari dapat membantu menjaga tubuh tetap bugar dan terhindar dari rasa kantuk,” ujar Agus Sani. 

2. Pemanasan Tubuh

Gerakan-gerakan ringan atau pemanasan tubuh (stretching) sebelum berkendara dapat meminimalisir risiko kecelakaan di jalan.
 
“Gerakan-gerakan ringan, seperti merenggangkan tangan, dapat meningkatkan kadar oksigen dalam darah menuju ke otak sehingga kita bisa lebih konsentrasi. Aliran darah pun makin lancar sehingga reflek saat berkendara lebih baik,” jelas Agus Sani.

Baca Juga:
Kementerian Perindustrian Dorong Produksi Pick-up Nasional

3. Lihat Peta Perjalanan Digital

Sebelum memulai perjalanan, ada baiknya juga melihat peta perjalanan digital. Peta perjalanan digital biasanya menyajikan kondisi lalu lintas secara real time sehingga perjalanan akan makin efisien. 

4. Istirahat Sejenak 

Bila rasa kantuk tak tertahan, istirahatlah sejenak sekitar 10–15 menit. Tapi jangan di pinggir jalan. Tepikanlah motor di tempat-tempat seperti halaman parkir convenience store, masjid, dan sebagainya. Jika perlu, lanjutnya, lakukan kembali gerakan-gerakan ringan untuk memastikan anggota tubuh berfungsi dengan baik.
 
“Meski menjalankan ibadah puasa, kita harus tetap mengedepankan #Cari_Aman bila mengendarai sepeda motor. Ini bisa dimulai dari diri kita sendiri yang sebaiknya dalam kondisi prima dan fokus penuh saat di jalan,” Agus Sani menekankan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan