Jaga emosi selama perjalanan untuk menghindari kerugian selama perjalanan. Medcom.id/Ahmad Garuda
Jaga emosi selama perjalanan untuk menghindari kerugian selama perjalanan. Medcom.id/Ahmad Garuda

Safety Driving

Begini Cara Jaga Emosi Selama Berkendara

Otomotif safety driving
Ekawan Raharja • 18 Juni 2020 09:26
Jakarta: Mengemudikan mobil memang membutuhkan kesabaran dan menjaga emosi selama perjalanan. Terlebih di masa kenormalan baru, jalanan di sejumlah wilayah sudah mulai kembali macet dan tidak jarang memantik emosi selama perjalanan.
 
Menjaga emosi ketika mengemudi patut dilakukan agar tidak membuat stres dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut tujuh tips menjaga emosi di jalan selama mengemudi yang dikutip dari Auto2000;
 
1. Patuhi Protokol Kesehatan
Menggunakan masker, rajin cuci tangan, ataupun menyemprotkan hand sanitizer terkesan merepotkan. Tapi dengan tujuan untuk kebaikan, melindungi diri dan orang lain, pengemudi harus mau menjalankan protokol ini. Kebiasaan untuk patuh menjalankan protokol kesehatan dapat membuat diri merasa tenang dan terlindungi sehingga tidak mudah terpancing emosi. Hindari copot pasang masker saat mengemudi karena berbahaya, menjadikan fokus terbelah dan tangan yang sibuk dapat membuat lepas kendali dari stir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


2. Fokus Mengemudi
Mengemudi adalah kegiatan yang membutuhkan konsentrasi penuh, oleh sebab itu jangan mengalihkan perhatian ke hal lain seperti bermain ponsel. Apalagi jika pengemudi membaca berita mengenai COVID-19 yang bisa meningkatkan rasa cemas. Boleh saja mencari informasi mengenai wabah ini, namun kerjakan di waktu luang sehingga tidak mengganggu aktivitas mengemudi.
 
3. Manjakan Diri di Dalam Mobil
Ubahlah kabin mobil menjadi sebuah ruang keluarga yang menyenangkan. Jaga kebersihan mobil dan pastikan AC dingin. Tambahkan pengharum kabin mobil agar suasana terasa lebih rileks ketika mengemudi. Bawa makanan dan minuman ringan supaya penumpang merasa seperti di rumah sendiri, dan tentu dengan catatan tetap menjaga kewaspadaan ketika berkendara.
 
4. Siapkan Playlist Lagu Favorit
Musik bisa menyebarkan aura rileks saat mengemudi sehingga tidak mudah terpancing emosi. Siapkan daftar lagu kegemaran di flashdisk atau bisa memanfaatkan aplikasi pemutar lagu di ponsel dengan menghubungkan melalui sambungan Bluetooth di sistem audio mobil.
 
5. Patuhi Aturan Lalu-lintas
Dengan mematuhi aturan lalu lintas, tidak ada rasa bersalah yang mengendap di hati sehingga merasa lebih tenang ketika mengemudi mobil. Tidak perlu ikut-ikutan melanggar aturan lalu lintas yang membuat suasana kian kacau dan emosi tidak stabil sehingga rawan menyebabkan kecelakaan.
 
6. Jangan Terpancing Emosi
Kalau ada pengemudi lain yang memancing amarah, coba tarik nafas dalam-dalam dan buang lewat mulut secara perlahan. Lakukan sebanyak tiga kali sampai merasa tenang dan sanggup menahan diri untuk tidak melakukan tindakan berbahaya. Kerugian emosi di jalan bisa saja dihadapi seperti melakukan kesalahan kecil tapi fatal seperti menyenggol mobil lain yang tidak terlibat masalah.
 
7. Jaga Kondisi Kendaraan
Mobil yang tidak dalam kondisi optimal seperti AC mati atau laju mobil tersendat-sendat juga bisa memancing emosi di jalan. Auto2000 bisa menjadi solusi mudah dan nyaman dengan menyediakan layanan home service untuk servis berkala di rumah sehingga mobil tetap terjaga baik.
 
“Cara Mengendalikan emosi saat perjalanan itu penting diketahui agar konsumen kami tetap bisa menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan terhindar dari kecelakaan. Di Auto2000 urusan Toyota lebih mudah, tersedia layanan Home Service untuk memastikan mobil dalam kondisi prima,” terang Aftersales Division Head Auto2000, Ricky Martawijaya, Selasa (16/6/2020).
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif