Suasana di depan wilayah Stadion Kanjuruhan pasca kerusuhan. AFP PHOTO/Putri.
Suasana di depan wilayah Stadion Kanjuruhan pasca kerusuhan. AFP PHOTO/Putri.

Asuransi Kendaraan

Mobil Jadi Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan? Asuransi Tanggung

Ekawan Raharja • 03 Oktober 2022 16:00
Jakarta: Selain memakan korban jiwa, tragedi Stadion Kanjuruhan Malang juga merusak puluhan mobil yang ada di sekitarnya. Kalau mobil Anda menjadi korban kerusuhan, bisa kah asuransi menanggungnya?
 
Head PR Marcomm Asuransi Astra Garda Oto, Laurentius Iwan, menjelaskan asuransi kendaraan bermotor di Indonesia memiliki acuan yakni Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI). Di dalamnya mengatur berbagai hal mengenai asuransi kendaraan bermotor, termasuk mengenai pertanggungan untuk kerusuhan.
 
"Bisa di-cover tidak? Jawabannya bisa asal pemilik asuransi mobil mempunyai perluasan jaminan," ucap Iwan melalui pesan singkatnya.
 
Dalam PSAKBI Pasal 3 Ayat 3 disebutkan, " Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan, dan atau biaya atas kendaraan bermotor dan atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga yang langsung maupun tidak langsung disebabkan oleh, akibat dari, dan ditimbulkan oleh: Kerusuhan, pemogokan, penghalangan bekerja, tawuran, huru-hara, pembangkitan rakyat, pengambil-alihan kekuasaan, revolusi, pemberontakan, kekuatan militer, invasi, perang saudara, perang dan permusuhan, makar, terorisme, sabotase, penjarahan."
 
Iwan menjelaskan perusahaan menyediakan berbagai perluasan asuransi, dan untuk tragedi Stadion Kanjuruhan maka perluasan yang tepat adalah Pemogokan, Kerusuhan, Huru-Hara.
 
Tragedi Stadion kanjuruhan mencatat 13 unit mobil yang rusak, 10 diantaranya mobil dinas Polri dan lainnya adalah mobil pribadi. Kemudian ratusan orang juga meninggal serta mendapatkan perawatan di rumah sakit.
 
Kerusuhan bermula saat ribuan suporter Aremania merangsek masuk ke area lapangan setelah Arema FC kalah. Pemain Persebaya langsung meninggalkan lapangan dan Stadion Kanjuruhan menggunakan empat mobil barracuda.
 
Kerusuhan tersebut semakin membesar dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut.

 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif