CVT motor matic perlu dicek secara berkala agar performanya tetap prima . Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
CVT motor matic perlu dicek secara berkala agar performanya tetap prima . Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Perawatan Kendaraan

Begini Perawatan Motor Matic di Musim Hujan

Otomotif tips motor perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 05 Februari 2020 10:43
Jakarta: Musim hujan datang lagi. Bagi biker, musim hujan artinya membutuhkan perlengkapan berkendaran dan konsentrasi yang ekstra hati-hati. Lantaran saat hujan, jalan yang licin serta adanya genangan berpotensi membahayakan saat berkendara.
 
Tak hanya persiapan perlengkapan berkendara. Kalau sudah mulai musim hujan tentunya perawatan motor juga perlu lebih ekstra lagi.
 
Ditulis laman resmi Federaloil, saat musim penghujan, pengguna motor matic disarankan untuk lebih memperhatikan cara perawatannya, agar kondisinya tetap prima dan bikin awet saat musim hujan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Memanaskan Mesin Motor
Saat menyalakan mesin pertama kali di pagi hari disaranakan untuk tidak menggunakan elektrik starter. Sebaiknya gunakan kick starter, agar performa baterai atau aki motor tidak cepat turun atau soak. Kemudian cek putaran mesin. Standarnya putaran mesin berada di 170 rpm. Untuk perawatan berkala, lakukan servis rutin minimal 2 bulan sekali, sekaligus mengganti oli mesin, oli transmisi yang habis masa pakainya.
 
Perawatan CVT
Selain mesin, CVT dan saringan udara adalah kompnen yang wajib diperhatikan para pemilik motor jenis matic. Pasalnya di dalam CVT terdapat beberapa komponen, diantaranya kabel sirkulasi udara atau saluran pernafasan yang bisa menyebabkan masuknya debu dan air. Untuk pembersihannya dilakukan setiap 15.000 km. Yang tak kalah penting selain membersihkan CVT dan saringan udara, yakni menjaga tekanan angin ban. Mengisi tekanan angin ban harus sesuai dengan ukuran yang direkomendasikan.
 
Cek Bearing Roda Secara Berkala
Perawatan komponen ini berlaku untuk semua jenis motor. Sebagian bikers mungkin pernah mengalami kondisi ban depan oleng, yang menyebabkan berkendara menjadi tidak nyaman. Bahkan, penumpang yang ada di belakang merasakan ketidaknyamanan.
 
Jika merasakan gejala tersebut, ada baiknya periksa kondisi bearing/laher roda bagian depan sepeda motor Anda. Karena komponen yang satu ini berfungsi sebagai penghubung antara as roda dan tromol. Menurut Hendra, mekanik yang praktek di bengkel motor Aren Jaya Motor di bilangan Bekasi Timur, ada beberapa penyebab yang bisa bikin bearing cepat rusak.
 
Diantaranya seal atau tutup pelindung karet rusak, yang menyebabkan debu/air masuk ke bearing sehingga menyebabkan berkarat. Sering melewati jalan jalan rusak juga menjadi salah satu penyebab, karena bearing sering kena benturan dan cacat, termasuk melewati polisi tidur/speed trap dengan kecepatan tinggi. Selain itu karena kesalahan pemasangan atau lupa memasang collar atau bos as, yang berada di tengah di antara kedua bearing bagian kanan dan kiri.
 
Hendra menyarankan, bagi para bikers ada baiknya segera periksa kondisi bearing sepeda motornya terutama di saat musim hujan seperti sekarang ini, apalagi sering menerobos banjir/genangan air. Karena jika didiamkan bisa merusak tromol. Berdasarkan pengalamannya, lama pengerjaan untuk mengganti bearing roda sepeda motor tidak lebih dari 30 menit, dan harga komponen ini relatif murah dikisaran Rp25 ribu-50 ribu untuk kualitas yang bagus, untuk semua jenis sepeda motor.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif