Jakarta: Performa yang ditawarkan sebuah kendaraan menjadi salah satu pertimbangan ketika hendak membeli. Biasanya, calon pembeli akan melihat spesifikasi mesin dan di sana akan ditemukan mengenai Tenaga serta torsi.
Meski keduanya merupakan hasil dari kerja mesin, namun tenaga dan torsi merupakan dua hal yang berbeda. Hal ini nyatanya masih banyak belum dipahami oleh banyak orang dan menganggap keduanya adalah sama.
Menurut keterangan dari Auto2000, tenaga berkaitan dengan kecepatan. Kecepatan yang dihasilkan dorongan (torsi) itulah yang biasanya disebut dengan tenaga. Dalam perhitungannya, tenaga menggunakan satuan horsepower atau biasa diartikan daya kuda (dk).
Jika membutuhkan mobil dengan kecepatan tinggi, maka pilih mobil dengan dk yang besar. Karena ini merupakan petunjuk mobil bisa menghasilkan kecepatan yang tinggi karena tenaga yang besar.
Torsi Berkaitan dengan Akselerasi
Berbeda dengan tenaga torsi ini berkaitan dengan akselerasi. Pengertian torsi kendaraan adalah suatu daya berupa dorongan yang terjadi dari piston dan poros engkol. Jika terjadi dorongan pada kedua bagian tersebut, maka akan menghasilkan suatu perputaran gerakan atau torsi.
Torsi lebih banyak memiliki peran untuk mengatur putaran mesin, sehingga mobil yang dalam keadaan diam bisa bergerak. Torsi ini berawal dari adanya sebuah ledakan tenaga yang terjadi di ruang bakar mesin. Setelah itu tenaga yang dihasilkan akan tersalurkan menuju flywheel, gardan, dan transmisi dengan bantuan kruk as, sehingga tenaga pun tersalur ke roda.
Torsi lebih dahulu dihasilkan dibandingkan dengan tenaga sebab torsi memiliki peran ketika sebuah mobil masih dalam posisi diam. Dengan adanya ledakan di ruang pembakaran mesin, sehingga akan menghasilkan sebuah gaya yang disalurkan ke roda sampai bergerak.
Satuan torsi biasanya menggunakan newton meter (nm). Jika membutuhkan mobil yang handal ditanjakan dan membutuhkan ledakan tenaga yang kuat, seperti untuk menanjak, maka pilihlah torsi yang besar.
Jakarta: Performa yang ditawarkan sebuah kendaraan menjadi salah satu pertimbangan ketika hendak membeli. Biasanya, calon pembeli akan melihat spesifikasi mesin dan di sana akan ditemukan mengenai Tenaga serta torsi.
Meski keduanya merupakan hasil dari kerja mesin, namun tenaga dan torsi merupakan dua hal yang berbeda. Hal ini nyatanya masih banyak belum dipahami oleh banyak orang dan menganggap keduanya adalah sama.
Menurut keterangan dari Auto2000, tenaga berkaitan dengan kecepatan. Kecepatan yang dihasilkan dorongan (torsi) itulah yang biasanya disebut dengan tenaga. Dalam perhitungannya, tenaga menggunakan satuan horsepower atau biasa diartikan daya kuda (dk).
Jika membutuhkan mobil dengan kecepatan tinggi, maka pilih mobil dengan dk yang besar. Karena ini merupakan petunjuk mobil bisa menghasilkan kecepatan yang tinggi karena tenaga yang besar.
Torsi Berkaitan dengan Akselerasi
Berbeda dengan tenaga torsi ini berkaitan dengan akselerasi. Pengertian torsi kendaraan adalah suatu daya berupa dorongan yang terjadi dari piston dan poros engkol. Jika terjadi dorongan pada kedua bagian tersebut, maka akan menghasilkan suatu perputaran gerakan atau torsi.
Torsi lebih banyak memiliki peran untuk mengatur putaran mesin, sehingga mobil yang dalam keadaan diam bisa bergerak. Torsi ini berawal dari adanya sebuah ledakan tenaga yang terjadi di ruang bakar mesin. Setelah itu tenaga yang dihasilkan akan tersalurkan menuju flywheel, gardan, dan transmisi dengan bantuan kruk as, sehingga tenaga pun tersalur ke roda.
Torsi lebih dahulu dihasilkan dibandingkan dengan tenaga sebab torsi memiliki peran ketika sebuah mobil masih dalam posisi diam. Dengan adanya ledakan di ruang pembakaran mesin, sehingga akan menghasilkan sebuah gaya yang disalurkan ke roda sampai bergerak.
Satuan torsi biasanya menggunakan newton meter (nm). Jika membutuhkan mobil yang handal ditanjakan dan membutuhkan ledakan tenaga yang kuat, seperti untuk menanjak, maka pilihlah torsi yang besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)