NEWSTICKER
Jangan melintas genangan air dengan kecepatan tinggi. Antara Foto
Jangan melintas genangan air dengan kecepatan tinggi. Antara Foto

Tips Knowledge

Knalpot Mobil Kemasukan Air saat Banjir? Ini yang Mesti Diperhatikan

Otomotif tips mobil perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 04 Januari 2020 09:00
Jakarta: Intensitas hujan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya diprediksi mulai tinggi, itu juga sebagai penanda musim penghujan telah tiba. Kondisi Jakarta yang belum bebas dari banjir mengharuskan pemilik kendaraan bermotor wajib berhati-hati jika menorobos banjir.
 
Mekanik Nissan Kedawung Cirebon, Hadis, menjelaskan bahwa kondisi problem yang lebih besar dan perlu menjadi perhatian bukan pada bagian knalpot, melainkan sistem kelistrikan mobil dan mesin.
 
Kelistrikan
Sistem kelistrikan mobil, biasa disebut dengan nama electronic control unit (ECU) biasanya berada di 2 lokasi, yakni kabin atau ruang mesin. Ketika Anda memutuskan untuk menerjang banjir, pastikan terlebih dulu bahwa posisi ECU lebih tinggi dibandingkan dengan permukaan air. Dengan begitu, risiko terjadinya korsleting akibat komponen listrik yang terkena air bisa ditekan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan komponen listrik lainnya seperti alternator, soket, sekring, injektor, kabel, serta relay. Biasanya, komponen-komponen tersebut memang telah dilengkapi perlindungan agar terhindari dari air. Namun, Anda harus memastikan secara langsung bahwa kondisi komponen listrik tersebut baik-baik saja setelah banjir.
 
Mesin
Di bagian mesin, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan pada beberapa komponen. Pada radiator, pastikan tak ada kotoran yang menempel. Kompresor AC juga harus diperiksa, apalagi biasanya penempatannya berada di area yang cukup rendah. Sebagia langkah antisipasi, sebaiknya hindari menyalakan AC mobil ketika sebelumnya punya masalah knalpot mobil kemasukan air.
 
Sejatinya, ketika menghadapi masalah knalpot mobil yang kemasukan air ketika banjir, Anda tak perlu panik. Kepanikan tidak akan menyelesaikan permasalahan. Bahkan sebaliknya, masalah menjadi semakin runyam. Oleh karena itu, dinginkan dulu kepala Anda, karena pada kondisi banjir, ada problem lain yang lebih berbahaya mengancam mobil.
 
Knalpot
Seperti dilansir laman resmi Nissan, knalpot mobil kemasukan air bukan problem yang besar, karena air tidak akan bisa masuk ke dalam mesin. Keberadaan air dalam knalpot memang bisa menganggu kinerja mesin, tetapi tak merusaknya secara langsung. Alih-alih masuk ke mesin, air banjir bakal tertampung pada bagian yang disebut catalytic converter yang fungsinya untuk menyaring gas buang.
 
Air yang menumpuk pada catalytic converter, memang akan menyulitkan Anda untuk menyalakan mesin. Namun, seiring dengan pemakaian, genangan air pada bagian tersebut, akan berubah menjadi uap.
 
Jika sudah memastikan ketinggian banjir aman, maka selanjutnya yang perlu dijaga adalah putaran mesin. "Putaran mesin harus dibuat stabil, jangan biarkan putaran mesin turun secara mendadak. Jika turun secara mendadak, malah bikin rusak," jelas Hadis kepada Medcom.id, beberapa waktu lalu.
 
Disebutkan bahwa jika rpm turun secara mendadak, maka air yang ada di knalpot bisa tersedot masuk. Efeknya gas buang tidak bisa disalurkan secara benar. "Kalau air sudah tersedot knalpot, nanti saluran emisi tertutup. Jika tertutup, maka gas emisi akan mencari celah-celah yang terbuka. Lama-kelamaan bisa menyebabkan kebocoran di banyak tempat."
 
Perhatikan juga posisi katup hisap dan saluran udara masuk ke mesin. Lantaran jika posisinya berada di bawah, maka Anda harus ekstra hati-hati dalam menerjang genangan air.
 
Selanjutnya, ketika mobil terendam banjir, sebaiknya Anda perlu melakukan penggantian saringan udara. Kalau bagian ini tak berjalan dengan baik, bisa berdampak secara langsung pada mesin. Kopling juga jadi bagian yang tak boleh terlewatkan. Kondisi banjir kerap membuat kompling terasa berat saat digerakkan, karena adanya tumpukan karat yang menghambat pergerakannya.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif