Blind spot merupakan salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas. Suzuki
Blind spot merupakan salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas. Suzuki

Safety Driving

Waspada Blind Spot dan Cara Meminimalisirnya

Otomotif safety driving
Ekawan Raharja • 03 September 2020 16:00
Jakarta: Bagi para pengendara sepeda motor dan mobil pasti tidak asing dengan istilah blind spot atau titik buta. Kondisi ini harus diwaspadai untuk meminimalisir resiko kecelakaan akibat sudut-sudut kendaraan yang tidak bisa terjangkau.
 
Blind spot merupakan titik buta yang terdapat di setiap kendaraan, pengendara atau pengemudi tidak dapat melihat suatu area pandang tertentu. Seberapa pentingkah titik buta dalam berkendara? Sangat penting, karena titik buta juga masuk dalam jajaran penyebab tingginya kecelakaan lalu lintas, seperti dikutip dari situs resmi Suzuki.
 
Meski istilahnya sudah cukup sering terdengar, banyak pengendara yang mengabaikan keberadaan titik buta ini. Para pengemudi atau pengendara yang mengalami kecelakaan lalu lintas, 60 persen diantaranya mengaku kurang memperhatikan keberadaan kendaraan lain di sekitarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai informasi, titik buta antara satu kendaraan dengan kendaraan lain berbeda-beda. Hal ini berkaitan dengan banyak faktor, mulai dari jangkauan spion yang cukup terbatas, muatan yang dibawa menghalangi pandangan, dan desain kendaraan yang juga berbeda-beda. Setiap pengemudi sudah seharusnya memperhitungkan titik butanya masing-masing.
 
Selain pengemudi, setiap produsen kendaraan juga sudah memperhitungkan titik buta yang akan dialami setiap pengemudinya. Dengan seiring berkembangnya zaman, banyak produsen mobil ternama yang sudah menyematkan fitur baru guna mengurangi titik buta yang dialami oleh pengemudi.
 
Meski sekarang sudah ada fitur baru, pengendara atau pengemudi juga harus tetap waspada dan berhati-hati serta senantiasa memperhatikan keadaan sekeliling saat mengendarai kendaraan.

Meminimalisir Blind Spot Saat Perjalanan

Setelah mengenal blind Spot tentu harus mengetahui bagaimana mengurangi titik buta saat berkendara. Setidaknya ada 10 teknik dan cara untuk meminimalisir blind spot saat berkendara;
 
1. Mengatur Kaca Spion Sebelum Berangkat
Kaca spion menjadi salah satu komponen penting yang tidak boleh dilupakan saat akan berkendara. Untuk mengurangi titik buta saat berkendara, sebaiknya periksa dan atur spion kendaraan terlebih dahulu.
 
Dalam kendaraan roda empat, terdapat tiga spion yakni dua disamping dan satu di dalam. Pastikan untuk mengecek kondisi ketiga spion tersebut apakah sudah sesuai atau belum. Ketiga spion tersebut memiliki fungsi dan tugasnya masing-masing yang harus dimaksimalkan.

2. Menambah Bagian Titik Buta Kaca

Setelah mengatur posisi spion dengan benar, terkadang luas area pandang pengemudi dirasa masih kurang luas. Untuk mengatasi hal ini, pengemudi bisa memberi kaca tambahan yang dapat membantu mengurangi titik buta saat berkendara. Perlu diketahui, jika Anda menggunakan cermin cembung sebagai tambahan harap diperhatikan dalam penggunaannya karena bayangan cermin cembung lebih jauh daripada jarak aslinya.
 
Inilah yang menjadi fungsi utama dari kaca tambahan yakni untuk memperluas area pandang ke bagian yang terlalu belakang. Letak yang tepat untuk memasang nya adalah di bagian atas atau bawah kaca spion utama bagian dalam.
 
3. Memberi Tanda atau Peringatan
Bagaimana cara memberi tanda bahaya kepada pengemudi lain? Pengemudi lain bisa memperingatkan pengemudi lainnya dalam menurunkan titik buta dan mengurangi resiko kecelakaan.
 
Pengendara juga bisa memberi tanda jika ingin menyalip kendaraan yang di depannya. Pemberian tanda ini bertujuan agar tidak terjadi kecelakaan karena titik buta yang terlalu tinggi. Tanda lain yang juga bisa diberikan adalah menyalakan lampu sein atau klakson.
 
4. Berada di Zona Terbuka
Sebaiknya, tetaplah berada di zona aman dan terbuka. Jangan berada di celah-celah antara satu kendaraan dengan kendaraan lainnya. Hal ini bisa sangat membahayakan karena terhimpit dalam dua kendaraan sekaligus.
 
5. Perhatikan Kondisi Jalan
Kondisi jalan juga mempengaruhi blind spot bagi pengemudi. Perhatikan bagaimana kondisi jalan saat saat berkendara. Jika sedang dalam keadaan ramai atau macet, jangan menjalankan kendaraan dengan kecepatan tinggi.
 
Tidak hanya itu saja, saat bertemu dengan truk atau kendaraan yang lebih besar dari kendaraan milik Anda sebaiknya menghindarlah sedikit dan tidak berada tepat di dekatnya. Hal ini dapat menimbulkan bahaya jika pengemudi kendaraan tidak bisa melihat Anda.
 
6. Jangan Menyalip Melalui Sisi Kiri
Saat akan menyalip kendaraan yang ada di depan Anda, perhatikan situasi dan pastikan jika benar-benar aman. Sebagai informasi, jangan menyalip melalui sisi kiri. Pengemudi yang berada di sisi kanan akan kesulitan melihat jika menyalip melalui sisi kiri.
 
Harus memperhatikan kendaraan yang ada di belakang. Pastikan bahwa tidak ada kendaraan yang juga akan menyalip sehingga tidak terjadi kecelakaan akibat salah ambil posisi saat menyalip.
 
7. Jangan Lupa Menyalakan Lampu Sein atau Membunyikan Klakson
Tidak hanya digunakan saat akan menyebrang saja, lampu sein juga menjadi salah satu cara untuk mengurangi blind spot saat mengemudi. Bisa dinyalakan saat akan menyalip kendaraan yang ada di depan. Selain menyalakan lampu sein, bisa juga membunyikan klakson sebagai tanda atau pengingat saat akan menyalip kendaraan lain yang lebih besar.
 
8. Mencondongkan Badan ke Kiri Saat Akan Berbelok ke Kanan
Mencondongkan badan ke arah kiri saat akan berbelok ke sisi kanan. Hal ini dilakukan guna meminimalisir titik buta dari arah pilar A kendaraan yang berada di sisi kanan. Banyak pengemudi yang melakukan tips ini guna mengurangi titik buta.
 
9. Menggunakan Sensor Modern
Teknologi yang berkembang begitu pesat membawa perubahan di banyak hal termasuk dalam transportasi. Terdapat fitur sensor modern yang bisa membantu sebagai pengendara untuk mengurangi titik buta dalam berkendara.
 
Terdapat beberapa versi dari sensor ini yang bisa pilih, yang paling canggih adalah sensor jarak yang sudah terintegrasi langsung dengan rem secara otomatis. Harganya memang cukup mahal, namun peralatan ini sangat direkomendasikan guna mengurangi blind spot saat berkendara.
 
10. Memantau Menggunakan Kamera Video
Jaman sekarang memang sudah banyak yang bisa dilakukan dengan menggunakan gawai, mengurangi titik buta adalah salah satunya. Bisa memanfaatkan kamera video yang ada di gawai untuk menjadi pemantau titik buta.
 
Setelah itu, Anda bisa melihat hasil pantauan dari layar dashboard mobil. Cara ini dinilai efektif untuk mengurangi titik buta pada saat berkendara. Selain itu, dengan menggunakan kamera video, Anda akan terlihat lebih bergaya.
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif