Mendahului bus atau truk punya resiko tinggi. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Mendahului bus atau truk punya resiko tinggi. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Safety Riding

Pentingnya Menjaga Jarak Aman Sepeda Motor saat di Belakang Bus/Truk

Otomotif tips motor safety riding tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 17 Juni 2020 15:37
Jakarta: Populasi sepeda motor semakin meningkat. Sebab, motor sudah menjadi salah satu transportasi alternatif yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Mirisnya, tidak sedikit pengguna sepeda motor yang terlibat kecelakaan di jalan.
 
Kecelakaan terjadi akibat beberapa faktor. Bisa karena kesalahan pengendara maupun yang disebabkan oleh hal lain.
 
Komisaris Polisi (Kompol) Bayu Pratama mantan Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya menyadari hal itu. Oleh sebab itu, ia tak segan memberikan beberapa tips soal keselamatan berkendara. Terutama tips untuk mencegah pengendara motor terlibat kecelakaan dengan truk atau bus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, pengendara motor wajib menjaga jarak aman dengan kendaraaan lain. Hal ini penting dilakukan agar biker bisa bermanuver saat menyalip truk dan bus terutama jika ada jalan berlubang.
 
Menjaga jarak juga bisa menghindarkan pengendara yang ada di belakang saat mau menyalip/mendahului. Selain itu, langkah tersebut juga memberi ruang kepada biker untuk menghindar lebih cepat jika ada material yang terjatuh dari truk pengangkut. Ia juga tak lupa untuk menyarankan kepada biker tidak menyalip kendaraan besar yang sedang berbelok.
 
Biker juga perlu memberikan tanda (klakson/lampu) saat menyalip, fungsinya untuk memberitahukan keberadaan Anda karena kemungkinan tidak terlihat oleh sopir truk/bus.

 

(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

1593070590673

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif