Aki basah harus rutin periksa ketinggian air aki. Dok. Medcom
Aki basah harus rutin periksa ketinggian air aki. Dok. Medcom

Tips Knowledge

Plus Minus Aki Basah dan Kering untuk Motor

Ainto Harry Budiawan • 04 Mei 2018 12:50
Jakarta: Aki punya peranan penting pada sistem kelistrikan motor. Apalagi motor-motor terkini sudah banyak yang tak dilengkapi dengan kick starter, sehingga murni mengandalkan starter electrik yang membutuhkan daya listrik.
 
Umur aki biasanya bisa sampai dua tahun, tapi bisa kurang atau bisa lebih dari itu. Usia pakai ini tergantung dari kondisi sistem kelistrikan motor dan perawatan yang dilakukan.
 
Saat ini ada aki basah dan kering, tentu keduanya berbeda meski punya fungsi sama. "Aki basah wajib memeriksa ketinggian air aki agar sesuai batas normal, harganya relatif lebih murah dari aki kering," buka Heri Prasetyawan, dari bengkel Jaw's Speed di Depok.
Plus Minus Aki Basah dan Kering untuk Motor
Sedangkan aki kering, air aki sudah terisi dari pabrik meski ada pula yang perlu menuang air dulu saat pertama kali digunakan. Tentu aki jenis ini lebih mudah dalam hal perawatan, karena tak perlu mengisi ulang air aki.

"Tapi aki kering jika sudah mulai drop, agak relatif susah untuk diselamatkan. Pengecasan ulang kebanyakan hanya bisa membantu beberapa saat saja, jadi lebih baik langsung ganti baru," tambahnya.
 
Selain aki basah dan kering, ada juga aki yang berjenis gel, beberapa aki merek Bosch Motobatt mengusung gel sebagai pengganti air aki. Aki jenis gel ini umumnya lebih mahal dari aki kering biasa.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan