Jakarta - Jangan asal menggunakan dongkrak saat hendak mengangkat mobil. Baik itu untuk alasan mengganti ban bocor maupun melakukan perawatan di bagian kolong. Salah menempatkan posisi dongkrak, bukan hanya berisiko merusak komponen bodi atau sasis.
Namun juga sangat berbahaya bagi keselamatan Anda karena mobil bisa saja tergelincir atau ambruk. Hal ini biasa dilakukan oleh mereka yang tidak paham dengan perbengkelan. Misalnya karena ban bocor mendadak di jalan raya dan ingin menggati ban dengan ban cadangan.
Hal ini wajib dipahami lantaran banyak pemilik kendaraan yang langsung memasang dongkrak di sembarang tempat di kolong mobil. Mulai dari panel bodi bawah (floor pan), tangki bahan bakar, hingga komponen suspensi yang rapuh.
Padahal, tindakan ini berakibat fatal: bodi mobil bisa penyok, komponen patah, atau yang lebih parah, dongkrak tergelincir saat mobil sedang diangkat. Agar kejadian tersebut tidak menimpa Anda, kenali panduan mengenali titik tumpuan dongkrak yang aman berikut ini.
1. Kenali Titik Tumpuan Resmi (Jack Point)
Setiap pabrikan kendaraan sudah merancang titik tumpuan khusus yang dinamakan jack point. Bagian ini dibuat dari struktur sasis atau tulang bodi yang jauh lebih tebal dan kuat menahan beban seluruh bodi kendaraan.
Baca Juga :
Mengenal Jenis-jenis Dongkrak Mobil dan Panduan Menggunakannya
Mobil dengan Rangka Monokok (Sedan, Hatchback, dan Compact SUV)
Titik tumpuan biasanya ditandai dengan lekukan atau plat khusus di bagian bawah bodi, tepatnya di belakang roda depan atau di depan roda belakang (dekat pilar sasis samping atau side skirt). Pada beberapa mobil modern, bagian ini bahkan diberi tanda panah kecil timbul pada bodi bawah agar mudah dikenali.
Mobil dengan Rangka Ladder (Ladder Frame seperti SUV dan Truk Ringan)
Titik tumpuannya terletak langsung pada sasis utama (rangka baja berbentuk pipa atau kotak besar di bawah lantai kabin), bukan pada bodi pelat tipis.
2. Bagian yang Pantang Dijadikan Titik Tumpu Dongkrak
Jangan pernah meletakkan kepala dongkrak pada bagian-bagian berikut karena berisiko tinggi merusak kendaraan:
Panel Lantai (Floor Pan)
Pelat lantai kabin sangat tipis dan mudah jebol jika menahan beban titik berat mobil.
Komponen Suspensi atau As Roda
Mendongkrak di bagian arm suspensi atau per dapat membengkokkan komponen kaki-kaki.
Tangki Bahan Bakar dan Saluran Pipa
Sangat berbahaya karena bisa memicu kebocoran bahan bakar atau kerusakan saluran rem.
Baca Juga :
Tips Dongkrak Mobil yang Tepat dan Aman
Bumper Plastik atau Body Kit
Komponen non-struktural ini pasti akan pecah atau copot seketika.
Kalau sudah paham, tentu tinggal mencari bagian yang disebutkan di atas untuk jadi titik tumpuan dongkrak. Tentunya selain bisa mendongkrak mobil tanpa merusak komponen lain di mobil, juga aman buat orang yang melakukan perbaikan kendaraan.
Jakarta - Jangan asal menggunakan
dongkrak saat hendak mengangkat
mobil. Baik itu untuk alasan mengganti ban bocor maupun melakukan perawatan di bagian kolong. Salah menempatkan posisi dongkrak, bukan hanya berisiko merusak komponen bodi atau sasis.
Namun juga sangat berbahaya bagi keselamatan Anda karena mobil bisa saja tergelincir atau ambruk. Hal ini biasa dilakukan oleh mereka yang tidak paham dengan perbengkelan. Misalnya karena ban bocor mendadak di jalan raya dan ingin menggati ban dengan ban cadangan.
Hal ini wajib dipahami lantaran banyak pemilik kendaraan yang langsung memasang dongkrak di sembarang tempat di kolong mobil. Mulai dari panel bodi bawah (floor pan), tangki bahan bakar, hingga komponen suspensi yang rapuh.
Padahal, tindakan ini berakibat fatal: bodi mobil bisa penyok, komponen patah, atau yang lebih parah, dongkrak tergelincir saat mobil sedang diangkat. Agar kejadian tersebut tidak menimpa Anda, kenali panduan mengenali titik tumpuan dongkrak yang aman berikut ini.
1. Kenali Titik Tumpuan Resmi (Jack Point)
Setiap pabrikan kendaraan sudah merancang titik tumpuan khusus yang dinamakan jack point. Bagian ini dibuat dari struktur sasis atau tulang bodi yang jauh lebih tebal dan kuat menahan beban seluruh bodi kendaraan.
Mobil dengan Rangka Monokok (Sedan, Hatchback, dan Compact SUV)
Titik tumpuan biasanya ditandai dengan lekukan atau plat khusus di bagian bawah bodi, tepatnya di belakang roda depan atau di depan roda belakang (dekat pilar sasis samping atau side skirt). Pada beberapa mobil modern, bagian ini bahkan diberi tanda panah kecil timbul pada bodi bawah agar mudah dikenali.
Mobil dengan Rangka Ladder (Ladder Frame seperti SUV dan Truk Ringan)
Titik tumpuannya terletak langsung pada sasis utama (rangka baja berbentuk pipa atau kotak besar di bawah lantai kabin), bukan pada bodi pelat tipis.
2. Bagian yang Pantang Dijadikan Titik Tumpu Dongkrak
Jangan pernah meletakkan kepala dongkrak pada bagian-bagian berikut karena berisiko tinggi merusak kendaraan:
Panel Lantai (Floor Pan)
Pelat lantai kabin sangat tipis dan mudah jebol jika menahan beban titik berat mobil.
Komponen Suspensi atau As Roda
Mendongkrak di bagian arm suspensi atau per dapat membengkokkan komponen kaki-kaki.
Tangki Bahan Bakar dan Saluran Pipa
Sangat berbahaya karena bisa memicu kebocoran bahan bakar atau kerusakan saluran rem.
Bumper Plastik atau Body Kit
Komponen non-struktural ini pasti akan pecah atau copot seketika.
Kalau sudah paham, tentu tinggal mencari bagian yang disebutkan di atas untuk jadi titik tumpuan dongkrak. Tentunya selain bisa mendongkrak mobil tanpa merusak komponen lain di mobil, juga aman buat orang yang melakukan perbaikan kendaraan.
(UDA)