NEWSTICKER
Ganti oli secara berkala bikin awet mesin sepeda motor. Enginebuildermagazine
Ganti oli secara berkala bikin awet mesin sepeda motor. Enginebuildermagazine

Tips Knowledge

Empat Fakta Penting Seputar Oli Mesin Motor

Otomotif tips motor perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 16 Maret 2020 10:58
Jakarta: Oli merupakan minyak pelumas penting yang wajib ada di setiap kendaraan, baik motor ataupun mobil. Walau beragam jenisnya, akan tetapi pada dasarnya semua jenis oli memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai bahan minyak pelumas agar mesin dapat berjalan lancar serta berfungsi sebagai pendingin dan pencegah goresan.
 
Khusus untuk kendaraan jenis motor, ada beberapa jenis oli yang wajib diketahui, yaitu oli samping yang digunakan oleh motor jenis 2 tak, oli mesin untuk motor jenis 4 tak dan oli transmisi atau oli gardan. Untuk itu penting mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli. Berikut penjelasannya menurut Wahana Honda.
 
Kenapa harus mengganti oli secara berkala?
Oli merupakan minyak pelumas yang salah satu fungsinya adalah untuk mendinginkan mesin. Dan ketika telah digunakan dalam jangka waktu lama, maka oli selain akan menjadi kotor atau keruh serta akan kehilangan sifat kimia di dalamnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan menganti oli secara berkala, maka mesin pada motor akan terjaga keawetannya dan juga terawat. Selain itu, performa kendaraan pun akan tetap terjaga dalam kondisi terbaiknya dan umur mesin pun akan lebih panjang.
 
Ciri-ciri harus segera mengganti oli motor
Dikarenakan oli berada di dalam mesin dan tidak terlihat dari luar, maka akan susah untuk mengetahui kapan waktu yang tepat mengganti oli. Akan Anda tetap dapat mengetahui hal tersebut dengan mengenali ciri-cirinya dengan tepat.
 
Adapun ciri-ciri oli pada motor harus diganti adalah ketika speedometer sudah mencapai kelipatan 2.500 sampai 3.000 kilometer atau juga setidaknya sudah 2 bulan dari penggantian oli yang terakhir. Ciri-ciri lainnya adalah ketika performa mesin menurun dan tarikan gas menjadi berat.
 
Kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli?
Ketika speedometer sudah mencapai kelipatan 2.500 atau 2.000 kilometer atau 2 bulan sejak penggantian terakhir, maka itu dapat dikatakan sebagai waktu yang tepat untuk mengganti oli. Akan tetapi khususnya untuk motor berjenis matic, disarankan untuk didasarkan pada buku petunjuk atau manual book untuk motor.
 
Apabila oli mesin didasarkan pada jarak tempuh, waktu pemakaian atau juga berdasarkan manual booknya, untuk oli gardan atau transmisi sendiri adalah mengambil patokan pada pergantian oli mesin dengan perbandingan 2:1. Hal tersebut dalam artian bahwa setiap dua kali mengganti oli mesin, maka Anda dapat mengganti oli gardan sekali.
 
Efek negatif jarang mengganti oli
Dikarenakan fungsi dari oli cukup vital, ketika Anda tidak atau jarang mengganti oli maka akan memunculkan risiko tinggi untuk mesin motor. Contohnya saja, dengan oli yang sudah aus atau bahkan sudah hampir habis mengering, maka mesin akan menjadi lebih panas atau overheating. Mesin yang overheat akan mempengaruhi setiap komponen mesin dan biasanya menjadi kasar baik jalannya ataupun suaranya.
 
Selain itu, apabila jarang atau tidak pernah mengganti oli akan membuat mesin harus mengonsumi bahan bakar lebih banyak, akibatnya kendaraan menjadi boros BBM. Efek terburuk bisa menyebabkan piston menyangkut pada blok silinder dan mesin berhenti mendadak. Apabila hal tersebut terus dibiarkan, maka hanya tinggal menunggu waktu saja motor Anda untuk turun mesin.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif