Servis mobil. Mitsubishi
Servis mobil. Mitsubishi

Ini Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Setelah Usia 5 Tahun

Ekawan Raharja • 29 Agustus 2026 16:38
Ringkasnya gini..
  • Mobil yang memasuki usia lima tahun membutuhkan pemeriksaan lebih menyeluruh, bukan hanya mengganti oli dan filter.
  • Ban, aki, kaki-kaki, cairan, sistem transmisi, hingga timing belt perlu diperiksa sesuai kondisi dan rekomendasi pabrikan.
  • Perawatan berkala membantu mendeteksi komponen yang aus lebih awal sehingga keamanan terjaga dan biaya perbaikan dapat ditekan.
DKI Jakarta: Membeli mobil baru bukan hanya soal harga dan fitur. Biaya serta kemudahan perawatan dalam jangka panjang juga perlu menjadi pertimbangan, terutama ketika kendaraan mulai memasuki usia pakai lima tahun.
 
Memasuki usia lima tahun bukan berarti seluruh komponen mobil harus langsung diganti. Pemeriksaan kondisi secara menyeluruh diperlukan untuk mengetahui komponen mana yang masih layak digunakan dan mana yang sudah membutuhkan penggantian. Mitsubishi kemudian memberikan panduan bagian apa saja yang harus diperiksa setelah mobil berusia lima tahun.

1. Periksa Kondisi Ban

Ban menjadi salah satu komponen yang berhubungan langsung dengan permukaan jalan sehingga kondisinya perlu diperiksa secara rutin.
 
Pemilik kendaraan dapat melihat tingkat keausan melalui indikator keausan pada alur telapak ban. Selain itu, periksa apakah terdapat retakan, potongan, benjolan, atau kerusakan lainnya.

Tekanan angin juga harus dijaga sesuai rekomendasi pabrikan. Ban yang aus, rusak, atau memiliki tekanan tidak sesuai dapat meningkatkan risiko kehilangan kendali dan kecelakaan.

Baca Juga:
Apa Itu Teknologi Ester Fortified Top 1 untuk Lindungi Mesin dari Cold Start?

2. Rutin Ganti Oli Mesin

Oli mesin berfungsi melumasi berbagai komponen di dalam mesin sekaligus membantu mengurangi gesekan antarkomponen.
 
Karena itu, penggantian oli mesin harus dilakukan sesuai interval yang ditentukan pabrikan. Pemilik kendaraan juga perlu memastikan oli yang digunakan memenuhi spesifikasi dan tingkat kekentalan yang direkomendasikan.
 
Menunda penggantian oli terlalu lama dapat meningkatkan risiko penurunan performa pelumasan dan mempercepat keausan komponen mesin.

3. Periksa Cairan Kendaraan

Selain oli mesin, berbagai cairan juga perlu diperiksa secara berkala. Beberapa di antaranya adalah minyak rem, cairan transmisi, serta cairan power steering pada kendaraan yang masih menggunakannya.
 
Cairan radiator juga perlu diperhatikan. Penggantian radiator coolant sebaiknya mengikuti rekomendasi pabrikan atau bengkel resmi. Penggunaan coolant yang sesuai membantu menjaga sistem pendinginan sekaligus mengurangi risiko korosi pada komponen radiator.

Baca juga:
Mengenal Ladder Frame dan Keunggulannya

4. Periksa Komponen Kaki-Kaki

Mobil yang telah digunakan selama bertahun-tahun membutuhkan perhatian lebih pada bagian kaki-kaki. Komponen seperti tie rod end, long tie rod, shock absorber, dan engine mounting perlu diperiksa kondisinya.
 
Komponen tersebut menghadapi beban dan getaran selama kendaraan digunakan. Jalan yang rusak atau permukaan jalan yang tidak rata juga dapat mempercepat keausan sejumlah komponen kaki-kaki.
 
Gejala seperti bunyi tidak normal, setir bergetar, kendaraan sulit dikendalikan, atau posisi kendaraan terasa tidak stabil sebaiknya segera diperiksa.

5. Pastikan Lampu Berfungsi

Sistem pencahayaan juga tidak boleh diabaikan, terutama pada kendaraan yang digunakan untuk berkendara malam hari. Periksa lampu depan, lampu belakang, lampu rem, lampu sein, dan lampu lainnya untuk memastikan semuanya bekerja dengan baik. Jika terdapat lampu yang mati atau mengalami kerusakan, segera lakukan pemeriksaan dan penggantian.

6. Periksa Aki dan Kabel

Kondisi baterai atau aki juga perlu diperiksa secara berkala. Bersihkan bagian aki jika diperlukan dan perhatikan kemungkinan munculnya korosi pada terminal.
 
Untuk aki yang membutuhkan perawatan, kondisi cairan elektrolit juga perlu diperiksa sesuai petunjuk penggunaannya. Sementara aki bebas perawatan tidak memerlukan pemeriksaan cairan seperti tipe konvensional.

Baca Juga:
Rekomendasi Motor Listrik dengan Fitur Fast Charging Rp10 Jutaan


Selain aki, kabel-kabel pada kendaraan juga perlu diperiksa. Seiring waktu, kabel dapat mengalami penurunan kondisi. Kerusakan akibat gigitan hewan pengerat juga dapat mengganggu sistem kelistrikan kendaraan.

7. Jangan Abaikan Timing Belt dan V-Belt

Timing belt dan V-belt merupakan komponen yang memiliki interval pemeriksaan atau penggantian tertentu.
 
Pemilik kendaraan perlu mengikuti jadwal penggantian yang direkomendasikan pabrikan atau bengkel resmi. Timing belt atau V-belt yang mengalami kerusakan hingga putus dapat menyebabkan kendaraan tidak dapat beroperasi.
 
Pada mesin tertentu, putusnya timing belt bahkan dapat menyebabkan kerusakan serius pada komponen internal mesin. Karena itu, penggantian komponen berdasarkan interval yang direkomendasikan dapat membantu mencegah biaya perbaikan yang lebih besar.

Bisa Memanfaatkan Paket Smart

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyediakan layanan purna jual melalui Paket SMART untuk sejumlah model, termasuk Mitsubishi Xpander dan Pajero Sport. Program tersebut mencakup gratis biaya jasa dan suku cadang perawatan berkala sesuai Service Booklet, asuransi kecelakaan diri selama satu tahun, serta penggunaan suku cadang asli Mitsubishi.
 
Pada Mitsubishi Xpander, misalnya, Paket SMART berlaku hingga tiga tahun atau 50.000 kilometer, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.
 
Setelah periode tersebut berakhir, pemilik kendaraan tetap perlu melakukan perawatan secara berkala. Apalagi ketika mobil memasuki usia lima tahun atau mendekati jarak tempuh 100.000 kilometer. Pada fase ini, pemeriksaan kendaraan tidak lagi sebatas mengganti oli mesin dan filter.
 
Sejumlah komponen memiliki usia pakai tertentu sehingga perlu diperiksa untuk memastikan kendaraan tetap aman dan nyaman digunakan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan