Ilustrasi. dok MI
Ilustrasi. dok MI

Sering Gonta-ganti Jenis BBM, Apakah Aman untuk Mesin Kendaraan?

Adri Prima • 14 September 2026 16:25
Ringkasnya gini..
  • Mengganti BBM satu atau dua kali saat darurat umumnya tidak menimbulkan masalah besar pada mesin kendaraan.
  • Terlalu sering mengganti atau mencampur BBM dengan RON berbeda dapat mengganggu performa dan proses pembakaran mesin.
  • Jika harus beralih BBM, sebaiknya habiskan bahan bakar lama lalu gunakan BBM pengganti secara konsisten.
Jakarta: Kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah memaksa pemilik kendaraan harus mencari alternatif lain seperti BBM dari SPBU swasta atau BBM dengan Research Octane Number (RON) yang berbeda.

Pertanyaannya, apakah sering gonta-ganti jenis BBM aman untuk mesin kendaraan? 

Melansir dari laman resmi Suzuki Indonesia, jika hanya mengganti BBM satu atau dua kali untuk mengisi tangki kosong, seharusnya tidak akan menimbulkan masalah besar.

Namun, jika Anda sering beralih dari satu jenis BBM ke jenis lainnya, seperti dari Pertamax ke Pertalite atau bahkan mencampur BBM dengan kadar RON berbeda, maka ini bisa menjadi masalah. 

Mesin mobil dirancang untuk menggunakan bahan bakar dengan nilai kompresi tertentu, dan perubahan bahan bakar yang cepat bisa mengganggu kinerja mesin. 

Ketika Anda sering mengganti bahan bakar, mesin harus menyesuaikan kompresinya, yang bisa menyebabkan masalah pada performa, seperti mesin yang loyo atau bahkan lebih parah, mesin yang sulit dihidupkan. Perubahan bahan bakar yang sering juga bisa menyebabkan kerusakan pada komponen mesin, mengingat setiap produsen BBM memiliki formula yang sedikit berbeda. 

Jika ingin beralih BBM, disarankan untuk menghabiskan bahan bakar yang lama terlebih dahulu dan gunakan bahan bakar pengganti secara konsisten.
 

Pentingnya penggunaan jenis BBM yang konsisten


Penggunaan BBM yang sesuai dan konsisten penting untuk menjaga performa serta keawetan mesin. Alasannya karena setiap kendaraan dirancang dengan rasio kompresi yang disesuaikan dengan jenis BBM tertentu.

Terlalu sering mengganti jenis atau mencampur BBM berbeda dapat memengaruhi proses pembakaran dan kinerja mesin.

Jika dalam kondisi darurat seperti BBM langka, pengemudi bisa beralih untuk sementara, namun ketika kondisi suplai BBM yang digunakan sudah normal kembali disarankan untuk kembali mengisi jenis BBM yang sesuai secara konsisten.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(PRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan