Jakarta: Kondisi mesin mobil yang prima salah satu hal yang perlu diperhatikan agar siap digunakan sehari-hari, jangan sampai mengalami overheating. Terlebih saat kondisi jalan sedang macet atau antrean panjang.
Untuk mencegah hal tersebut, kenali fungsi komponen dan cara merawat ekstra fan AC dan kipas radiator. Pada mobil keluaran terbaru biasanya hanya menggunakan satu kipas yang berfungsi sebagai ekstra fan dan kipas radiator.
Perlu diketahui jika ekstra fan yang ada di mobil keluaran terbaru bekerja secara elektronik. Artinya dinamo ekstra fan digerakan menggunakan listrik. Sedangkan ekstra fan yang ada di mobil keluaran lawas umumnnya digerakkan oleh putaran mesin.
"Kalau ekstra fan listrik ini memang bekerja secara elektronik. Untuk yang dulu itu langsung dari putaran mesin menggunakan fanbelt. Jadi yang untuk yang motor listrik harus terus diawasi dan dikontrol," kata Chiefstore CARfix Tangerang, Mardian Alfan kepada Medcom.id, beberapa waktu lalu.
Sementara menurut Mislam pemilik bengkel Speed Shop di bilangan Bekasi Timur, Jawa Barat menjelaskan, ekstra fan juga memiliki peran penting untuk mendinginkan mesin. Kalau sudah lemah apalagi sampai mati temperatur mesin bisa naik karena radiator panas.
"Hubungan ekstra fan AC dan suhu mesin panas adalah, karena posisi yang berdekatan antara kondensor ac dan radiator. Ekstra fan ac yang mati tidak memberikan angin, akibatnya suhu kondensor ikut tinggi. Ketika itulah panas pada kondensor diserap oleh radiator, dan akhirnya radiator jadi panas, hingga menyebabkan mesin overheating," terang Mislam.
Mislam membeberkan ciri-ciri ekstra fan/kipas radiator lemah atau mati. Seperti AC yang tidak dingin secara tiba-tiba akibat temperatur mesin naik, kemudian mesin terasa ngelitik saat indikator lewat dari setengah, atau sudah menyentuh angka 90 derajat celsius.
Mardian juga menegaskan, bahwa mobil dengan ekstra fan AC terpisah sebaiknya matikan AC agar tidak berpengaruh meningkatnya suhu mesin. Mobil yang hanya memiliki satu kipas sebaiknya menepi dan matikan mesin untuk mendinginkan suhu mesin agar tidak terjadi overheating.
Lemahnya ekstra fan/kipas radiator pasti akan kita alami, karena kompenen tersebut memiliki usia pakai tertentu. Jadi pastikan Anda melakukan pengecekan berkala dan mengganti komponen yang sati ini sesuai umur pakainya.
Jakarta: Kondisi mesin mobil yang prima salah satu hal yang perlu diperhatikan agar siap digunakan sehari-hari, jangan sampai mengalami overheating. Terlebih saat kondisi jalan sedang macet atau antrean panjang.
Untuk mencegah hal tersebut, kenali fungsi komponen dan cara merawat ekstra fan AC dan kipas radiator. Pada mobil keluaran terbaru biasanya hanya menggunakan satu kipas yang berfungsi sebagai ekstra fan dan kipas radiator.
Perlu diketahui jika ekstra fan yang ada di mobil keluaran terbaru bekerja secara elektronik. Artinya dinamo ekstra fan digerakan menggunakan listrik. Sedangkan ekstra fan yang ada di mobil keluaran lawas umumnnya digerakkan oleh putaran mesin.
"Kalau ekstra fan listrik ini memang bekerja secara elektronik. Untuk yang dulu itu langsung dari putaran mesin menggunakan fanbelt. Jadi yang untuk yang motor listrik harus terus diawasi dan dikontrol," kata Chiefstore CARfix Tangerang, Mardian Alfan kepada Medcom.id, beberapa waktu lalu.
Sementara menurut Mislam pemilik bengkel Speed Shop di bilangan Bekasi Timur, Jawa Barat menjelaskan, ekstra fan juga memiliki peran penting untuk mendinginkan mesin. Kalau sudah lemah apalagi sampai mati temperatur mesin bisa naik karena radiator panas.
"Hubungan ekstra fan AC dan suhu mesin panas adalah, karena posisi yang berdekatan antara kondensor ac dan radiator. Ekstra fan ac yang mati tidak memberikan angin, akibatnya suhu kondensor ikut tinggi. Ketika itulah panas pada kondensor diserap oleh radiator, dan akhirnya radiator jadi panas, hingga menyebabkan mesin overheating," terang Mislam.
Mislam membeberkan ciri-ciri ekstra fan/kipas radiator lemah atau mati. Seperti AC yang tidak dingin secara tiba-tiba akibat temperatur mesin naik, kemudian mesin terasa ngelitik saat indikator lewat dari setengah, atau sudah menyentuh angka 90 derajat celsius.
Mardian juga menegaskan, bahwa mobil dengan ekstra fan AC terpisah sebaiknya matikan AC agar tidak berpengaruh meningkatnya suhu mesin. Mobil yang hanya memiliki satu kipas sebaiknya menepi dan matikan mesin untuk mendinginkan suhu mesin agar tidak terjadi overheating.
Lemahnya ekstra fan/kipas radiator pasti akan kita alami, karena kompenen tersebut memiliki usia pakai tertentu. Jadi pastikan Anda melakukan pengecekan berkala dan mengganti komponen yang sati ini sesuai umur pakainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)