Jakarta: Freon menjadi salah satu komponen penting dalam sistem pendingin udara (AC) mobil. Zat pendingin ini berfungsi menyerap panas dari udara di dalam kabin dan membantu menghasilkan udara sejuk saat AC dinyalakan.
Seiring perkembangan teknologi otomotif, freon AC mobil hadir dalam beberapa jenis dengan karakteristik, tingkat efisiensi, dan dampak lingkungan yang berbeda.
Pemilik kendaraan perlu mengenali jenis freon yang digunakan agar perawatan AC tetap optimal dan pengisian refrigeran sesuai dengan spesifikasi kendaraan.
Jenis refrigeran yang digunakan mobil dapat berbeda berdasarkan tahun produksi, model, dan desain sistem AC. Karena itu, Anda tidak boleh mengganti refrigeran hanya berdasarkan bentuk tabung atau rekomendasi umum.
Melansir dari laman resmi Suzuki Indonesia, berikut ini beberapa jenis freon AC mobil:
1. R-12
R-12 merupakan refrigeran generasi lama yang pernah banyak digunakan pada sistem AC kendaraan. Refrigeran ini termasuk CFC yang memiliki dampak terhadap lapisan ozon sehingga penggunaannya telah ditinggalkan dalam banyak aplikasi otomotif modern.
Baca Juga :
AC Mobil Panas? Cek 3 Komponen Ini Sebelum ke Bengkel
Mobil yang menggunakan sistem lama tidak seharusnya langsung diisi dengan refrigeran lain tanpa mempertimbangkan kompatibilitas sistem dan prosedur konversi yang sesuai.
2. R-134a
R-134a atau HFC-134a telah digunakan secara luas pada kendaraan selama bertahun-tahun dan masih ditemukan pada banyak mobil yang menggunakan sistem AC generasi sebelumnya.
Walaupun tidak mengandung klorin yang merusak lapisan ozon seperti R-12, R-134a tetap memiliki dampak terhadap pemanasan global.
Karena itu, perkembangan teknologi kendaraan mendorong penggunaan refrigeran dengan potensi pemanasan global yang lebih rendah.
3. R-1234yf
R-1234yf merupakan salah satu refrigeran yang digunakan pada kendaraan generasi lebih baru dan memiliki Global Warming Potential (GWP) yang jauh lebih rendah dibandingkan R-134a.
Hal penting yang perlu Anda perhatikan adalah R-1234yf dan R-134a bukan refrigeran yang dapat ditukar begitu saja. Sistem, sambungan, peralatan servis, dan spesifikasi pengisian harus sesuai dengan jenis refrigeran yang ditetapkan untuk kendaraan.
Jakarta: Freon menjadi salah satu komponen penting dalam sistem pendingin udara
(AC) mobil. Zat pendingin ini berfungsi menyerap panas dari udara di dalam kabin dan membantu menghasilkan udara sejuk saat AC dinyalakan.
Seiring perkembangan teknologi otomotif, freon AC mobil hadir dalam beberapa jenis dengan karakteristik, tingkat efisiensi, dan dampak lingkungan yang berbeda.
Pemilik kendaraan perlu mengenali jenis freon yang digunakan agar perawatan AC tetap optimal dan pengisian refrigeran sesuai dengan spesifikasi kendaraan.
Jenis refrigeran yang digunakan mobil dapat berbeda berdasarkan tahun produksi, model, dan desain sistem AC. Karena itu, Anda tidak boleh mengganti refrigeran hanya berdasarkan bentuk tabung atau rekomendasi umum.
Melansir dari laman resmi Suzuki Indonesia, berikut ini beberapa jenis freon AC mobil:
1. R-12
R-12 merupakan refrigeran generasi lama yang pernah banyak digunakan pada sistem AC kendaraan. Refrigeran ini termasuk CFC yang memiliki dampak terhadap lapisan ozon sehingga penggunaannya telah ditinggalkan dalam banyak aplikasi otomotif modern.
Mobil yang menggunakan sistem lama tidak seharusnya langsung diisi dengan refrigeran lain tanpa mempertimbangkan kompatibilitas sistem dan prosedur konversi yang sesuai.
2. R-134a
R-134a atau HFC-134a telah digunakan secara luas pada kendaraan selama bertahun-tahun dan masih ditemukan pada banyak mobil yang menggunakan sistem AC generasi sebelumnya.
Walaupun tidak mengandung klorin yang merusak lapisan ozon seperti R-12, R-134a tetap memiliki dampak terhadap pemanasan global.
Karena itu, perkembangan teknologi kendaraan mendorong penggunaan refrigeran dengan potensi pemanasan global yang lebih rendah.
3. R-1234yf
R-1234yf merupakan salah satu refrigeran yang digunakan pada kendaraan generasi lebih baru dan memiliki Global Warming Potential (GWP) yang jauh lebih rendah dibandingkan R-134a.
Hal penting yang perlu Anda perhatikan adalah R-1234yf dan R-134a bukan refrigeran yang dapat ditukar begitu saja. Sistem, sambungan, peralatan servis, dan spesifikasi pengisian harus sesuai dengan jenis refrigeran yang ditetapkan untuk kendaraan.
(PRI)