Sementara untuk lampu jauh (dim atau high beam), lampu ini memiliki sorotan ke tengah atau sejajar dengan posisi lampu utama mobil. Hyundai
Sementara untuk lampu jauh (dim atau high beam), lampu ini memiliki sorotan ke tengah atau sejajar dengan posisi lampu utama mobil. Hyundai

Tips Knowledge

Pakai Lampu High Beam Jangan Asal Tembak

Otomotif tips mobil safety driving tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 27 Mei 2020 17:26
Jakarta: Lampu merupakan komponen penting yang membantu visibilitas, khususnya malam hari. Meski demikian, ada berbagai jenis macam lampu yang ada di mobil dan pengemudi harus paham mengenai penggunaanya.
 
Menurut laman resmi Hyundai, dasarnya lampu di mobil terdapat dua cahaya yakni lampu dekat (low beam) dan lampu jauh (dim/high beam). Jika mengacu kepada peraturan lalu lintas yang ada di Indonesia, penggunaan dua lampu ini juga telah diatur penggunaannya.
 
Penggunaan lampu dekat ini biasanya sebagai lampu utama mobil yang menyorot bagian aspal jalanan, lampu jenis ini bisa digunakan ketika mengemudi di malam hari tapi dengan kapasitas pencahayaan yang cukup terang. Sementara untuk lampu jauh (dim atau high beam), lampu ini memiliki sorotan ke tengah atau sejajar dengan posisi lampu utama mobil. Fungsi lampu ini bisa digunakan ketika sedang berkendara di medan yang sepi dan minim penerangan, tujuannya sebagai penerangan yang bisa membantu penglihatan dan menjangkau objek yang ada di depan mobil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, lampu jauh ini telah dihimbau untuk tidak digunakan dalam kondisi lalu lintas yang padat. Dalam posisi seperti ini, penerangan sudah pasti cukup dengan dibantu dari kendaraan lain. Jika dipaksakan untuk menggunakan lampu jauh, bisa jadi pengemudi di depan atau pengemudi yang datang dari arah berlawanan akan merasa terlalu silau karena pantulan lampu jauh Anda jatuh tepat di kaca spion dan mengenai mata pengendara yang ada di depan.
 
Lampu jauh ini juga bisa digunakan sebagai tanda isyarat kepada mobil yang ada di depan. Biasanya ketika ingin menyalip atau mandahului kendaraan di depan, usahakan selalu gunakan lampu sein dan memberi kode melalui lampu dim tersebut. Terlebih ketika mobil menggunakan lampu LED yang kapasitas penerangannya sangat baik.
 
Tapi ingat untuk memberikan sinyal high beam secukupnya. Menyalakan lampu terlalu sering, berulang-ulang dalam waktu dekat, bisa dianggap sebagai aksi provokatif dan tidak sopan. Pemakaiannya pun tidak bisa sembarangan karena efek menyilaukannya bisa membayahakan.
 
Nyalakan satu kali sebagai sinyal untuk pengemudi lain. Nyala berulang bisa dilakukan, hanya bila pengendara lain yang hadapi menunjukkan tindakan berbahaya. Seperti melawan arah, zig-zag atau mengambil jalur terlalu banyak sementara ia datang dari arah berlawanan.
 
Nah sudah tahu bagaimana menggunakan lampu high beam semestinya. Jangan sembarangan lagi menggunakan lampu satu ini yah!

 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif