Jas hujan punya usia pakai sebaiknya dirawat agar lebih awet. Medcom.id/Fitra Iskandar
Jas hujan punya usia pakai sebaiknya dirawat agar lebih awet. Medcom.id/Fitra Iskandar

Begini Cara Memperlakukan Jas Hujan Setelah Digunakan

Otomotif perlengkapan berkendara tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 20 Februari 2019 18:45
Bekasi: Jas hujan menjadi salah satu peralatan wajib biker, terutama ketika sedang musim hujan. Tanpa jas hujan, Anda bakal basah dan terkena noda kotor saat hujan turun. Untuk itu penting memperlakukan jas hujan dengan baik dan benar setelah digunakan.
 
Tak sedikit biker yang kurang peduli atau menganggap remeh dengan menyimpan sembarangan jas hujan setelah digunakan. Artinya, banyak yang belum paham teknik merawat yang benar, utamanya agar tahan lama.
 
Menurut Jamal, salah seorang penjual jas hujan di Perumnas 3 Bekasi, meletakkan jas hujan di motor atau di dalam boks setelah digunakan akan membuat kualitas jas hujan berkurang dan akhirnya rusak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jangan asal-asalan merawat jas hujan, jadi cepat rusak. Panas mesin bisa akan merusak lapisan PVC jas hujan, akibatnya ada yang bahann?ya ?rengat ?atau rembes dari jahitannya," kata Jamal kepada Medcom.id di Bekasi, Rabu 20 Februari 2019.
 
Jamal menerangkan, kebiasaan melipat langsung jas hujan setelah digunakan juga akan merusak, khususnya lapisan perekat/sealant pada jahitan. Apalagi kalau melipat dan merapihkannya ala kadarnya atau asal-asalan.
 
Jamal menyarankan, sehabis menggunakan jas hujan sebaiknya dikeringkan terlebih dulu dengan cara diangin-anginkan atau dilap. Jangan dijemur langsung di bawah sinar matahari.
 
Begini Cara Memperlakukan Jas Hujan Setelah Digunakan
 
"Sebelum dilipat, dikeringkan dulu. Cukup diangin-anginkan atau dilap. Jas hujan dirancang untuk cuaca dingin dan air, jadi meterialnya tidak tahan panas, apalagi dijemur langsung kena panas matahari, bisa rusak," pungkas Jamal.
 
Saran lain datang dari Aling, salah seorang penjual jas hujan di Mangga Dua Jakarta, yang menerangkan bahwa jas hujan memiliki masa pakai atau kedaluwarsa, dan bisa juga bolong meski tak pernah dikenakan.
 
"Jas hujan biasanya tetap akan bolong. Namun lubangnya sangat kecil. Jika air masih tembus ke dalam saat hujan turun, bisa jadi jas hujan sudah mulai rusak," jelas Aling saat ditemui Medcom.id di tokonya, beberapa waktu lalu.
 
Menurut Aling, umur jas hujan biasanya tidak sampai satu tahun. Cara mengetahui jas hujan masih layak dipakai terbilang mudah. Pemilik jas hujan bisa menerawang jas hujan ke lampu di ruangan yang agak gelap. Jika ada berkas sinar lampu yang tembus, berarti kondisi jas hujan sudah tidak bagus.
 
"Jas hujan biasanya tetap akan bolong. Namun lubangnya sangat kecil. Jika air masih tembus ke dalam saat hujan turun, bisa jadi jas hujan sudah mulai rusak," jelas Aling kepada Medcom.id di tempat terpisah.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif