Jakarta - Sebelum membeli oli transmisi untuk mobil kesayangan Sobat Medcom, wajib memperhatikan beberapa hal. Lantaran pelumas transmisi memang diciptakan bisa bekerja khusus untuk sistem transmisi seperti perpindahan gigi dan lain sebagainya.
Apalagi penggunaan oli yang dikhususkan untuk sistem transmisi, juga punya spesifikasi khusus. Mengingat oli transmisi ini dibuat khusus untuk bisa tahan digunakan dalam waktu yang cukup panjang.
Beberapa tips penting berikut perlu dipahami agar tidak salah pilih:
Kenali Jenis Transmisi Mobil Sobat
Mobil matik modern umumnya menggunakan dua jenis transmisi berbeda, yaitu ATF (Automatic Transmission Fluid) konvensional atau CVT (Continuously Variable Transmission). Oli ATF dan CVT tidak boleh dicampur karena memiliki karakteristik viskositas dan friksi yang jauh berbeda.
Baca Juga :
Harga Oli Transmisi Mobil Matik Oktober 2026
Cek Buku Manual Kendaraan
Setiap pabrikan mobil biasanya memberikan rekomendasi spesifikasi oli (misalnya standar Dexron III, Dexron VI, T-IV, WS, atau spesifikasi khusus pabrikan seperti Honda HCF-2). Menggunakan spesifikasi yang sesuai standar pabrikan akan menjaga keawetan girboks.
Perhatikan Interval Penggantian
Secara umum, penggantian oli transmisi matik disarankan setiap 20.000 km hingga 40.000 km untuk metode kuras biasa, atau hingga 50.000 km - 80.000 km jika menggunakan mesin flushing total (tergantung rekomendasi pabrikan mobil).
Jakarta - Sebelum membeli
oli transmisi untuk mobil kesayangan
Sobat Medcom, wajib memperhatikan beberapa hal. Lantaran pelumas transmisi memang diciptakan bisa bekerja khusus untuk sistem transmisi seperti perpindahan gigi dan lain sebagainya.
Apalagi penggunaan oli yang dikhususkan untuk sistem transmisi, juga punya spesifikasi khusus. Mengingat oli transmisi ini dibuat khusus untuk bisa tahan digunakan dalam waktu yang cukup panjang.
Beberapa tips penting berikut perlu dipahami agar tidak salah pilih:
Kenali Jenis Transmisi Mobil Sobat
Mobil matik modern umumnya menggunakan dua jenis transmisi berbeda, yaitu ATF (Automatic Transmission Fluid) konvensional atau CVT (Continuously Variable Transmission). Oli ATF dan CVT tidak boleh dicampur karena memiliki karakteristik viskositas dan friksi yang jauh berbeda.
Cek Buku Manual Kendaraan
Setiap pabrikan mobil biasanya memberikan rekomendasi spesifikasi oli (misalnya standar Dexron III, Dexron VI, T-IV, WS, atau spesifikasi khusus pabrikan seperti Honda HCF-2). Menggunakan spesifikasi yang sesuai standar pabrikan akan menjaga keawetan girboks.
Perhatikan Interval Penggantian
Secara umum, penggantian oli transmisi matik disarankan setiap 20.000 km hingga 40.000 km untuk metode kuras biasa, atau hingga 50.000 km - 80.000 km jika menggunakan mesin flushing total (tergantung rekomendasi pabrikan mobil).
(UDA)