Warna-warna di air radiator cuma pewarna dan tidak ada hubungannya dengan khasiat atau keunggulan tiap produk air radiator. Suzuki
Warna-warna di air radiator cuma pewarna dan tidak ada hubungannya dengan khasiat atau keunggulan tiap produk air radiator. Suzuki

Alasan Air Radiator Diberi Warna

Otomotif tips mobil tips knowledge tips otomotif
Ekawan Raharja • 25 Agustus 2019 12:05
Jakarta: Di dalam sebuah mobil dibutuhkan banyak cairan untuk menunjang performanya, salah satunya adalah air radiator atau air coolant. Namun uniknya, cairan satu ini miliki warna yang ternyata ada maksud di balik warna tersebut.
 
Dikutip dari laman resmi Suzuki, biasanya untuk masing-masing pabrikan kendaraan berbeda warna, ada pabrikan yang air radiatornya berwarna hijau, kuning, dan warna lainnya. Alasan air radiator diberi warna ternyata adalah agar lebih memudahkan dalam membedakan dengan cairan lainnya.
 
Jadi saat ada kebocoran, bisa langsung identifikasi apakah yang bocor itu dari oli atau dari air radiator. Selain itu ketika membawa cairan radiator di bagasi mobil, bisa menjadi pembeda dengan cairan lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ada beberapa warna air radiator yang paling banyak digunakan yaitu hijau, merah, kuning dan biru. Satu hal yang harus diketahui adalah perbedaan warna air radiator bukan berarti beda khasiatnya. Warna-warna tersebut cuma pewarna dan tidak ada hubungannya dengan khasiat atau keunggulan tiap produk air radiator.
 
Ketika mengisi atau mengganti air radiator, sebaiknya menggunakan air khusus yang diperuntukan radiator. Bila menggunakan air mineral biasa, ternyata bisa menjadi penyakit di radiator.
 
Air mineral yang dipanaskan di kisaran suhu 80-90 derajat celcius akan berkerak dan mengendap, ini terjadi di dalam mesin, sehingga bisa menyebabkan karat, sampai terjadinya penyumbatan terhadap radiator. Jika sudah sudah begini, kinerja radiator dipastikan jadi tidak optimal dan menganggu fungsi pendingin mesin.
 
Mulai sekarang perhatikan penggunaan air untuk mengisi radiator. Gunakan air coolant dan tidak mengandung mineral, serta kuras/ganti air radiator secara berkala minimal setiap enam bulan atau setelah 40 ribu kilometer.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif