tips knowledge

Langkah Mudah Mengencangkang Rantai Motor yang Kendur

M. Bagus Rachmanto 25 Oktober 2018 10:03 WIB
tips knowledge
Langkah Mudah Mengencangkang Rantai Motor yang Kendur
Kencangkan rantai mudah dilakukan sendiri di rumah. Cycleworld
Jakarta: Sebagai komponen yang mentransfer tenaga penggerak dari mesin ke roda, rantai motor tipe sport dan bebek pasti lama-lama akan kendur. Apalagi jika cara bawa motor yang buka-tutup gas atau selalu bawa beban yang berat, akan lebih cepat kendur.

Ketimbang harus menunggu jadwal servis lebih baik kencangkan sendiri rantai motor. Caranya pun mudah, meski sebenarnya harus memperhatikan beberapa hal saat melakukannya.

Dilansir Cycleworld, langkah pertama adalah siapkan terlebih dulu alat-alat yang diperlukan misalnya kunci ring dan kunci pas sesuai dengan ukuran baut as roda dan mur pengencang rantai bagian ujung lengan ayun.


Kemudian posisikan motor standar tengah, dan posisi perseneling netral. Lihat stiker petunjuk pengencangan rantai yang biasanya terdapat di lengan ayun. Dorong ke atas pada bagian tengah rantai untuk memastikan seberapa banyak kendurnya (A, seperti pada foto utama)

Cek dulu jarak main rantai dari posisi normal lalu dorong ke atas, umumnya 30-40 mm. Untuk motor yang sering membawa beban berat atau motor trail bisa dilebihkan menjadi 35-50 mm. (foto B)

Jika memang lewat batas toleransi tadi, berarti memang kendur. Lanjut dengan mengendurkan baut as roda, gunakan kunci ring agar baut as roda tidak slek. Ukuran kunci ring yang digunakan sesuaikan dengan besar-kecilnya baut dan mur as roda (foto C).

Kalau baut as roda sudah cukup kendur, tinggal Anda atur kekencangan rantai dengan memutar baut penyetelan dibagian ujung lengan ayun (foto D). Perhatikan pergeseran posisi baut dengan tanpa garis-garis pada lengan ayun.

Samakan posisi baut dengan garis-garis penanda agar posisi ban benar-benar lurus. Jika sudah kencangkan kembali baut as roda dan baut penyetelan rantai tadi.

Pengecekan terakhir putar roda dan pastikan rantai masih punya jarak main yang aman. Jika rantai terlalu kencang pun tidak bagus, karena pergerakan lengan ayun yang naik-turun justru menarik-narik rantai dan membuat usia pakai lebih singkat.

Jangan lupa berikan pelumas khusus rantai agar lebih awet dan tidak berisik. Selamat Mencoba.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id