NEWSTICKER
Gunakan jenis RON yang sesuai dengan spesifikasi mesin mobil. Dok. MI
Gunakan jenis RON yang sesuai dengan spesifikasi mesin mobil. Dok. MI

Perawatan Kendaraan

Pentingnya Pilih Bensin Sesuai Rekomendasi Pabrikan

Otomotif tips mobil perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 25 Maret 2020 10:57
Jakarta: Pabrikan otomotif di Indonesia akan merekomendasikan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) untuk setiap model mobil. Setiap model punya batas atau takaran yang disebut Research Octane Number (RON) yang berbeda-beda.
 
Biasanya tergantung dari spesifikasi mesin dari mobil tersebut, tetapi kebanyakan wajib menggunakan BBM dengan minimal RON 92.
 
Produk ini dipilih tentunya untuk memaksimalkan performa mesin. Jika mengonsumsi BBM tidak sesuai standar, maka efek jangka panjang disebut akan memengaruhi mesin mobil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seperti yang dijelaskan Kepala Bengkel Auto2000 Bekasi Barat, Sapta Agung Nugraha, bahwa penggunaan BBM harus sesuai yang direkomendasikan, karena bertujuan untuk kesempurnaan proses pembakaran di dalam ruang bakar mesin mobil.
 
Apalagi menurutnya mesin mobil zaman sekarang ini memiliki rasio kompresi yang tinggi. Sehingga, apabila menggunakan BBM dengan RON rendah yang mudah terbakar, maka BBM tersebut akan terbakar sebelum busi memercikan api.
 
“Sebelum piston secara sempurna mencapai titik mati atas, sudah terjadi pembakaran, maka performa mesin pun akan menjadi tidak maksimal,” kata Sapta seperti dirilis Auto2000.
 
Efek yang akan dirasakan secara langsung, biasanya mesin akan knocking atau bahasa bengkelnya ngelitik. Kejadian itu terjadi karena pembakaran di ruang bakar yang tidak sempurna.
 
Oleh sebab itu wajib menggunakan BBM yang sudah dianjurkan oleh pabrikan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
 
Belum lagi, kalau menggunakan BBM di bawah spesifikasi yang telah disarankan. Efek jangka panjang, akan timbul kerak di beberapa komponen di ruang bakar. Jika seperti itu, mobil bisa mogok karena mesin mengalami gangguan.
 
“Maka sebaiknya harus mengikuti arahan atau petunjuk dari masing-masing pabrikan. Apabila menggunakan BBM yang sudah sesuai maka proses pembakaran di ruang mesin akan menjadi sempurna, dan performa mesin pun menjadi lebih maksimal,” ujar Sapta.
 
Jangan sampai tahu belakangan, kalau selama ini BBM yang dikonsumsi kendaraan tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Buku manual bisa Anda jadikan sebagai panduan.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif