Tak masalah gunakan starter elektrik meski sepeda motor jarang digunakan. Suzuki
Tak masalah gunakan starter elektrik meski sepeda motor jarang digunakan. Suzuki

Perawatan Kendaraan

Cara Merawat Electric dan Kick Starter Sepeda Motor

Otomotif tips motor perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 03 Februari 2020 07:54
Jakarta: Banyak yang beranggapan kalau sepeda motor yang jarang digunakan tidak boleh dihidupkan dengan electric starter. Padahal anggapan ini kurang tepat dan ada sedikit kesalahpahaman.
 
Menurut laman resmi Suzuki, untuk sepeda motor berteknologi injeksi tidak mengapa menyalakan mesin dengan elektrik starter. Mengingat sekarang ini juga sudah banyak sepeda motor keluaran terbaru yang tidak dilengkapi dengan starter kaki.
 
Sepeda motor injeksi tidak masalah jika langsung dihidupkan dengan electric starter walaupun tidak dinyalakan satu bulan. Tetapi sudah pasti daya akinya nanti akan bisa menjadi lemah, jadi ada baiknya memakai engkol dulu saat menyalakan motor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Cuma jika sepeda motor dilengkapi dengan starter kaki, maka bisa digunakan untuk menghemat daya aki. Sehingga umur aki bisa lebih panjang dibandingkan jika terus-terusan menggunakan starter elektrik.
 
Jika sepeda motor akan ditinggalkan dalam waktu yang lama, ada baiknya aki dicabut. Hal ini dilakukan agar aki tidak soak dan mengalami kerusakan jika ditinggalkan dalam waktu lebih dari 10 hari.
 
Aki sepeda motor yang jarang digunakan bisa soal karena terkait dengan siklus charge dan discharge aki. Saat motor dihidupkan maka arus yang dibutuhkan sangat besar untuk menggerakan motor starter, sehingga aki voltase berkurang. Jika sepeda motor sering digunakan, maka aki tentunya akan mengalami pengisian yang optimal karena daya penyerapan kelistrikan aki lebih lama.
 
Sedangkan jika sepeda motor jarang digunakan, atau digunakan untuk jarak pendek, maka aki akan cepat tekor karena membutuhkan daya yang besar untuk memantik motor dan pengisian tidak maksimal karena hanya sebentar.
Cara Mudah Mengatasi <i>Kick Starter</i> Motor yang Macet
Terlepas dari kuat tidaknya starter elektrik, rasanya sudah banyak pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan kick starter untuk menghidupkan motor pada saat ini. Anda salah satunya? Sebaiknya revisi kebiasaan itu sewaktu-waktu. Sebab, kick starter bisa rusak jika terlalu lama tidak digunakan atau tidak dirawat.
 
Menurut Yosi pemilik bengkel motor Bengbrand, yang praktek di bilangan Bekasi Timur, rusaknya kick starter motor bisa disebabkan oleh beberapa hal.
 
"Penyebabnya adalah kotoran seperti debu, pasir, atau kotoran lain menempel di per stopper dan gir. Jika masalah ini dibiarkan terlalu lama bisa menyebabkan korosi dan macet," ujar Yosi saat ditemui Medcom.id di bengkelnya, beberapa waktu lalu.
 
Sebaiknya kick starer tak dipaksa untuk digunakan jika sudah macet. "Anda harus menuntun sepeda motor beberapa meter. Hal ini dilakukan agar kick starter terlumasi terlebih dahulu," tambah Yosi.
 
Jika masih tidak bisa digunakan, Anda disarankan membawa sepeda motor kesayangan ke bengkel. "Nantinya, komponen-komponen di kick starter dibersihkan dan diberikan pelumas," terang Yosi.
 
Yosi menyarankan, mesin motor yang sudah terlalu lama tidak dihidupkan agar dinyalakan melalui starter kick. Hindari menghidupkan motor dengan starter electric karena beban dinamo starter akan menjadi berat.
 
"Ketika mesin motor sudah menyala jangan digeber-geber. Sirkulasi oli yang belum stabil membuat tidak baik untuk memainkan gas saat motor dipanaskan. Usahakan pakai kick starter saat pagi hari, ketika motor akan dihidupkan untuk pertamakali," pungkas Yosi.

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif