Penggunaan parfum mobil patut disiasati untuk membuatnya lebih awet. Medcom.id/Ahmad Garuda
Penggunaan parfum mobil patut disiasati untuk membuatnya lebih awet. Medcom.id/Ahmad Garuda

Aksesoris Otomotif

Parfum Mobil Berumur Singkat? Ini Penyebabnya

Otomotif tips mobil perawatan kendaraan
Ahmad Garuda • 15 Mei 2020 08:46
Jakarta: Parfum kabin kendaraan, biasanya menjadi satu hal penentu dalam kenyamanan berkendara, lantaran bisa membangkitkan suasana hati dan tetap bisa fokus berkendara. Namun masalah yang hinggap terhadap para pemilik kendaraan, terutama yang menggunakan pewangi kendaraan yang digantung, biasanya sangat cepat habis.
 
Meski diklaim di kemasan bisa bertahan hingga 30 hari, namun biasanya baru dua pekan, parfum kendaraan ini mulai hilang wanginya. Terlebih jika kendaraan setiap hari dijemur di bawah terik matahari. Biasanya wangi parfum berkurang drastis hanya dalam hitungan sepekan lebih.
 
Menurut staff officer Golden Car Auto Salon, Setiawan di bilangan Cengkareng, bahwa parfum mobil terutama yang berbentuk kertas padat itu, sangat mudah menguap, terutama dalam kondisi temeperatur tinggi dalam kabin saat mobil terpapar sinar matahari dalam waktu yang relatif lama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Akibatnya, belum cukup setengah bulan, parfum ini tak mengeluarkan wewangian lagi. Sehingga penting untuk meletakkan posisinya di tempat yang agak tersembunyi. Meski suhu dalam kabin tetap tinggi, tapi setidaknya tak terpapar sinar matahari secara langsung," klaim Setiawan beberapa waktu lalu.
 
Hal ini juga dibenarkan oleh salah seorang teknisi salon mobil di sebuah SPBU Pertamina,Fatmawati, Jakarta Selatan yang tak disebutkan namanya. Ia menyebut bahwa salah dalam meletakkan parfum (terpapar sinar matahari), atau pas di semburan AC, atau mobil yang jarang sekali udaranya berganti menyebabkan konsentrasi parfum di udara mobil menjadi tinggi.
 
"Dari sisi kesehatan, Ini bisa menyebabkan mual dan pusing. Ada senyawa yang berbahaya yang keluar dari parfum, umumnya adalah benzene, yakni salah satu pemicu kanker jika konsentrasinya terlalu tinggi. Untuk itu sebaiknya saat memanasi mobil, buka semua jendela sambil nyalain AC agar udara berganti," ujarnya.
 
Jika sudah mengetahui sepertti ini, tentu Anda harus lebih waspada dalam hal penggunaan pewangi kabin mobil. Alternatif lain dalam penggunaan parfum mobil adalah menggunakan pewangi kabiin yang disemprotkan sebelum mobil digunakan. Jadi konsentrasi pewangi tidak berlangsung sepanjang hari.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif