Segera ganti kampas rem yang mulai tipis cegah cakram baret. Medcom,id/M. Bagus Rachmanto
Segera ganti kampas rem yang mulai tipis cegah cakram baret. Medcom,id/M. Bagus Rachmanto

Tips Knowledge

Penyebab Kampas Rem Mobil Matic Cepat Aus Dibanding Manual

M. Bagus Rachmanto • 05 September 2018 13:48
Jakarta: Pengeoperasian mobil transmisi matic berbeda dengan sistem transmisi manual, termasuk pada sistem pengereman. Untuk mengurangi laju kendaraan, mobil bertransmisi matic mengandalkan rem ketimbang deselerasi mesin. 
 
Sehingga wajar jika kampas rem mobil matic punya usia pakai yang lebih pendek. Merujuk usia pakai yang telah dianjurkan pabrikan, rata-rata kampas rem mobil matic mampu menempuh jarak hingga 35-40 ribu kilometer. 
 
Ini hanya setengah dari usia pakai kampas rem mobil manual yang bisa mencapai  60-70 ribu kilometer. Usia pakai juga dipengaruhi gaya mengemudi.
Penyebab Kampas Rem Mobil Matic Cepat Aus Dibanding Manual
“Tanda-tanda kampas rem mobil matic sudah tipis atau habis, minyak rem di tabung pengisian berkurang (jika tidak ada kebocoran), rem bergetar, terdengar suara gesekan besi dengan besi saat mengerem, dan pedal rem yang semakin dalam,” kata Fahmi, pebengkel mobil di bilangan Bekasi Timur, kepada Medcom,id i Jakarta, beberapa waktu lalu.

Tanda kampas rem aus bisa dilihat dari keluarnya sisa kotoran kampas rem, yang biasanya terlihat dan menempel di pelek mobil. Jika mobil matic berpenggerak roda depan, maka sisa kotoran kampas rem banyak terlihat di pelek depan, pun sebaliknya.
 
Agar tidak merembet ke komponen cakramnya (piringan) Fahmi menyarankan agar segera melakukan penggantian jika kampas rem sudah mulai tipis. Sebab jika cakram pengereman mobil tergores akan membuat pengereman tidak optimal. Dan pastinya bakal memperpendek usia kampas rem yang baru dipasang.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan