Ada tiga penyebab rantai berbunyi ketika dijalan. Astramotor
Ada tiga penyebab rantai berbunyi ketika dijalan. Astramotor

Tips Knowledge

Waspadai Penyebab Rantai Motor Berbunyi

Ekawan Raharja • 26 Juni 2020 07:49
Jakarta: Sejumlah sepeda motor, khususnya model sport dan cub, masih menggunakan rantai untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda. Meski teknologi ini tidak se-familiar dengan CVT yang diusung oleh skuter matik, pengguna sepeda motor sebaiknya juga mengenal fitur satu ini. 
 
Sebagai pemilik sepeda motor yang baik, tentu harus melakukan perawatan terhadap gir dan rantai. Jika tidak diberikan perawatan yang memadai, maka gir dan rantai motor akan cepat mengalami aus dan dapat menjadi faktor penyebab terjadinya kecelakaan.
 
Salah satu kendala yang paling sering dijumpai adalah rantai motor yang berbunyi ketika dikendarai. Meski sepele, nyatanya bunyi rantai seringkali mengganggu dan menyebabkan pengalaman berkendara kita menjadi tidak nyaman. Alih-alih senang dalam berkendara, kita justru takut apabila rantai putus atau rusak sewaktu-waktu.
 
Astra Motor membeberkan biasanya ada 3 penyebab rantai berbunyi, yakni;
 
1. Rantai Motor Berbunyi Karena Aus
Rantai motor yang aus bisa menjadi faktor yang memicu terjadinya bunyi saat berkendara. Untuk itu, pastikan melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum benar-benar menggunakan sepeda motor untuk berkendara dan bepergian.
 
Waspadai Penyebab Rantai Motor Berbunyi
 
Secara umum, rantai motor dan gir harus diganti setiap setahun sekali, tentunya hal ini tergantung dari pemakaian kendaraanmu. Apabila jarang menggunakannya, mungkin tak masalah jika tak mengganti rantai dan gir dalam satu tahun.
 
Sebaliknya, jika sering menggunakan sepeda motor untuk berkendara jarak jauh dan melewati medan-medan berisiko seperti jalanan yang tidak rata hingga jalanan berlumpur, maka kemungkinan besar usia rantaimu akan jauh lebih singkat daripada rantai yang digunakan untuk pemakaian standar.
 
2. Rantai Motor yang Kering
Gear set kendaraan kering. Kalau sudah demikian, maka yang perlu dilakukan adalah mengolesi bagian rantai maupun gear-nya dengan menggunakan pelumas khusus rantai motor.
 
Hindari melumasi rantai motor yang kering menggunakan oli bekas. Sebab, hal ini justru akan membuat rantai sepeda motor kotor dan menyebabkan kerusakan apabila digunakan dalam jangka panjang.
 
3. Rantai Motor Kendur atau Terlalu Kencang
Faktor terakhir bisa juga disebabkan oleh rantai yang kendor atau malah terlalu kencang. Kedua faktor ini bisa menyebabkan timbulnya bunyi berisik ketika sepeda motor sedang dikendarai. Kendornya sebuah rantai biasanya disebabkan oleh jalanan yang berlubang, berkendara terlalu cepat atau kebut-kebutan hingga kelebihan barang bawaan.

Jika memang kondisi rantai atau gir tidak memungkinkan lagi untuk digunakan meski sudah melakukan perbaikan, maka saatnya komponen ini diganti. Untuk harga gir dan rantai motor atau harga gear set, tentu akan sangat variatif berdasarkan jenis, kapasitas mesin dan mereknya. Silakan cek di website resmi atau dealer masing-masing merek untuk lebih detailnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan