Kampas rem tak pakem padahal masih tebal? Mungkin ini penyebabnya. mKB
Kampas rem tak pakem padahal masih tebal? Mungkin ini penyebabnya. mKB

Penyebab Kampas Rem Motor Tak Pakem, Padahal Masih Tebal!

Ahmad Garuda • 10 November 2025 13:13
Jakarta - Seringkali saat melakukan penggantian kampas rem sepeda motor, remnya malah ngeblong alias tidak pakem. Hal ini disebabkan oleh beragam masalah. Hal ini tentu bikin bingung apalagi memang kondisi kampas masih tebal.
 
Kepala Bengkel Sumber Motor, Mamat yang melayani perbaikan sepeda motor di bilangan Tangerang, mengatakan bahwa penyebabnya banyak. "Mulai dari kontaminasi dengan pelumas, kondisi cakram yang memang tidak bagus, atau ada sistem mekanis di bagian hidroliknya yang lemah," ujar Mamat.
 
Berikut beberapa penyebab utamanya. 

1. Kontaminasi Minyak atau Oli

Jika minyak rem atau oli dari sistem lainnya mengenai permukaan kampas rem, hal ini dapat mengurangi daya cengkram kampas rem. Kontaminasi ini bisa terjadi karena kebocoran seal, atau gasket pada sistem rem. Penyebab Seal Shock Depan Sepeda Motor Bocor 

2. Kampas Rem Keras

Kampas rem yang sudah mengeras karena panas berlebih atau usia pakai yang lama bisa kehilangan daya cengkramnya meskipun masih tebal. Hal ini sering terjadi pada kampas rem yang sering digunakan dalam kondisi berat, seperti di tanjakan atau turunan curam.

Baca Juga:
5.000 Kamera ETLE Bakal Dipasang pada 2026

3. Sistem Rem Tidak Teratur dengan Baik

Jika sistem rem tidak diatur dengan baik, seperti adanya udara dalam sistem hidrolik atau tekanan yang tidak merata, hal ini bisa membuat rem tidak berfungsi dengan optimal.

4. Kualitas Kampas Rem yang Buruk

Kampas rem dengan kualitas rendah mungkin tidak memberikan peforma yang baik meskipun masih tebal. Kampas rem yang berkualitas buruk bisa cepat kehilangan daya cengkramnya.

5. Overheating

Penggunaan rem yang berlebihan, terutama dalam kondisi berat seperti di jalan yang menurun, bisa menyebabkan kampas rem mengalami overheating. Hal ini dapat membuat kampas rem kehilangan efektivitasnya meskipun masih tebal.

Hal tersebut bisa dihindari dengan melakukan pemeriksaan dan pembersihan sistem rem dari kontaminasi minyak atau oli, ganti kampas rem jika sudah mengeras, jangan lupa untuk selalu menggunakan kampas rem yang asli dan original. 
 
Pastikan sistem pengereman diatur dengan baik dan tidak ada udara yang terperangkap pada sistem pengereman hidrolik.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan