Memasang dan mengencangkan busi ada aturannya, tak boleh asal pasang. medcom.id/Ahmad Garuda
Memasang dan mengencangkan busi ada aturannya, tak boleh asal pasang. medcom.id/Ahmad Garuda

Jangan Asal, Pasang Busi Baru dan Bekas Beda Perlakuan

Otomotif tips mobil tips motor komponen otomotif tips knowledge
Ahmad Garuda • 18 Desember 2018 08:19
Jakarta: Memasang busi ke lubangnya di mesin kendaraan, ternyata tak boleh sembarangan. Meski terlihat sepele, namun pemasangan ini punya tata cara tersendiri agar tak mengalami masalah di kemudian hari.
 
Dituturkan Technical Support PT NGK Busi Indonesia, Diko Octoviano, bahwa pasang busi punya cara sendiri. Ini dilakukan untuk mencegah komponen tersebut terlalu kencang dan akhirnya retak atau patah di bagian insulator atau di ulir businya sendiri.
 
"Pemasangan yang harus dipahami cukup mudah. Yaitu dengan cara memutar dahulu menggunakan tangan, kemudian setelah busi tak bisa diputar lagi, kencangkan dengan perkakas kunci pengencang busi. Untuk busi baru, putarannya sekitar 180 derajat hingga 240 derajat. Sementara untuk busi yang sudah digunakan sebelumnya dan ingin dipakai lagi, cukup dengan 30 derajat saja atau seperduabelas putaran," ujar Diko.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jangan Asal, Pasang Busi Baru dan Bekas Beda Perlakuan
 
Indikatornya pun cukup mudah dibaca antara busi baru dan busi bekar. Yaitu ring busi yang masih baru masih membulat, sementara untuk busi yang sudah pernah digunakan ring-nya sudah pipih.
 
"Itu juga yang membuat busi baru harus dikencangkan dengan jumlah putaran yang lebih besar ketimbang busi bekas. Agar ringnya menjadi pipih dan menjaga busi bekerja optimal."
 
Lalu bagaimana efeknya jika asal memasang busi tanpa mengetahui jumlah tekanan putarannya? Menurut Diko, risikonya bisa jadi merusak mesin itu sendiri. Mengingat mesin yang panas akan membuat material metal yang bergesekan lebih keras akan berubah.
 
Efek buruk lainnya adalah busi bisa patah saat akan dicabut. Kalau ini sampai terjadi maka itu akan jadi indikasi buruk untuk segera melakukan bubut ulang di bagian lubang busi. kalau sudah begini, tentu akan sangat merugikan. Jadi jangan asal mengencangkan baut tanpa memahami seberapa kencang tekanan putaran yang diberikan.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif