Cek dan ganti timing belt secara berkala sesuai usia pemakaian. Autobytel
Cek dan ganti timing belt secara berkala sesuai usia pemakaian. Autobytel

Perawatan Kendaraan

Pentingnya Perawatan Berkala Timing Belt Mobil

Otomotif tips mobil
M. Bagus Rachmanto • 29 Juni 2020 17:05
Jakarta: Letaknya yang tersembunyi membuat timing belt mobil jarang mendapat perhatian. Padahal penting untuk melakukan pengecekan dan perawatan berkala komponen yang satu ini. Sebab, komponen yang menghubungkan kruk as dan camshaft/noken as ini punya peran vital yang fungsinya mirip dengan rantai keteng.
 
Menurut Toha, mekanik yang praktik di bengkel mobil Pit Stop di Jakarta Timur, hal terburuk yang disebabkan timing belt putus adalah klep/katup rusak karena bengkok atau patah. Jika sudah begini, perbaikan harus dilakukan dengan turun mesin. Jika tidak bisa merembet ke komponen lain.
 
Kerusakan timing belt bisa disebabkan karena faktor usia pemakaian atau karena salah pemasangan. "Penyetelan timing belt harus pas. Tidak boleh terlalu tegang atau kendur karena mempengaruhi daya tahan piranti ini saat bekerja," jelas Toha saat berbincang dengan Meedcom.id di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Waktu Tepat Ganti Timing Belt Mobil
Agar mesin tidak rusak parah akibat timing belt putus, Toha menyarankan agar Anda melakukan pemeriksaan secara berkala sesuai usia pakai yang direkomendasikan.
 
Biasanya untuk mobil mesin bensin penggantian dilakukan setiap 40 ribu-60 ribu km. Sedangkan untuk mesin diesel setiap 100 ribu km.
 
Untuk diketahui, bahwa daya tahan timing belt bisa dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti cara pemakaian yang tidak benar, sering mengalami kemacetan dan membawa muatan berlebihan atau beban berat sudah pasti akan memperpendek usia pakai.

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

1593070590673

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif