Ilustrasi. Dok. MI
Ilustrasi. Dok. MI

Mau Mudik Pakai Sepeda Motor? Wajib Perhatikan Hal Ini!

Otomotif tips motor tips knowledge tips mudik
M. Bagus Rachmanto • 17 Mei 2019 15:10
Jakarta: Meski Pemerintah mengimbau masyarakat menggunakan transportasi umum saat mudik lebaran. Namun tak sedikit masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor untuk mudik. Perlu diketahui, menurut data Kementerian Perhubungan pengendara sepeda motor masih mendominasi kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Pasalnya, angka kecelakaan kendaraan bermotor tinggi dan pemerintah menyiapkan fasilitas mudik gratis.
 
"Kami menganjurkan agar tidak menggunakan motor karena angka kecelakaan motor 70 persen," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di kantornya, Jakarta Pusat, Senin 22 April 2019.
 
Dia mengatakan kecelakaan sepeda motor paling sering terjadi akibat pengemudi kelelahan. Untuk itu, Budi mengajak masyarakat beralih ke moda transportasi lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, dia memprediksi kemacetan mudik lebaran akan masif khususnya di darat dan udara. Pasalnya, konstruksi tol layang Jakarta-Cikampek masih belum selesai.
 
Guna mengantisipasi hal tersebut, Kementerian Perhubungan menyiapkan mudik gratis ke sejumlah wilayah seperti Jawa Tengah, Yogyakarta, Lampung, dan lain-lain. Namun Budi juga mengajak pihak swasta turut berpartisipasi mengadakan mudik gratis sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
 
Mau Mudik Pakai Sepeda Motor? Wajib Perhatikan Hal Ini!
 
Chief of Trainer Rifat Drive Labs (RDL), Herry Wahyudi menuturkan, mudik atau liburan pakai sepeda motor harus mempertimbangkan beberapa hal, seperti kesiapan fisik pengemudi dan kesiapan kondisi kendaraan, agar perjalanan Anda menjadi nyaman, menyenangkan dan aman sampai tujuan.
 
"Pertama periksa kondsi ban, pastikan ketebalan dan kembangannya masih dalam batas aman. Jika sudah mulai botak segera lakukan penggantian sebelum berangkat mudik. Jangan lupa untuk mengisi tekanan angin ban sesuai yang direkomendasikan pabrikan, dan cek ketebalan kampas rem."
 
Hal kedua adalah melakukan pengecekan bagian setang atau kemudi. Menurutya fungsi kemudi pada sepeda motor harus ringan dan tidak seret, serta hindari membawa barang bawaan terlalu banyak, terlebih yang bisa mengganggu posisi bebas stang kemudi saat berkendara.
 
"Ketiga, ganti oli mesin dan sebaiknya jangan sampai melampaui batas kilometer yang ditentukan pabrikan. Ini penting untuk mendukung performa berkendara. Keempat, gunakan perlengkapan berkendara seperti, sarung tangan, jaket, sepatu serta celana panjang yang tebal dan nyaman," tambah Herry.
 
Dan yang tak kalah penting adalah perhatikan sekeliling saat Anda berkendara. Jangan hanya terfokus menatap depan. Pastikan Anda melihat ke kanan dan kiri serta sekeliling untuk mengetahui lingkungan dan kondisi jalan. Hal ini untuk menghindari kejadian yang disebabkan oleh pengendara lain atau pejalan kaki.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif