Posisi setir mobil harus lurus saat parkir. Suzuki
Posisi setir mobil harus lurus saat parkir. Suzuki

Perawatan Kendaraan

Pentingkah Setir Mobil Harus Lurus Saat Parkir?

Otomotif tips mobil perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 27 Januari 2020 13:21
Jakarta: Ban mobil perlu mendapat perhatian ekstra agar bisa tetap awet dan nyaman saat digunakan. Bahkan saat parkir, si karet karet bundar perlu diperhatikan dan tidak boleh asal.
 
Mungkin ada dari Anda yang mengira parkir mobil dengan posisi setir yang lurus cuma untuk alasan estetika. Padahal meluruskan setir ketika parkir sesuai garis adalah salah satu hal yang harus dilakukan supaya komponen power steering menjadi lebih awet.
 
Dilansir Suzuki, khusus pemilik mobil yang dilengkapi dengan power steering model hidraulis, wajib hukumnya untuk meluruskan setir mobil ketika parker, karena dikhawatirkan bisa merusak komponen tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Power steering hidraulis bekerja memakai cairan minyak atau oli yang menghasilkan tekanan pada rack steer. Tekanan inilah yang berfungsi meringankan beban kerja tangan ketika memutar setir untuk membelokkan ban. Saat ban sedang dibelokkan pada satu sisi, maka tumpuan beban tekanan oli power steering akan berada pada salah satu bagian. Ketika kondisi mesin mati, oli akan terus tertekan dan tidak bersirkulasi.
 
Apa efek buruk tidak meluruskan setir?
Efek jangka panjang parkir tidak meluruskan setir adalah seal dan jalur oli tidak akan bisa lagi menahan beban dan sewaktu-waktu bisa jebol. Saat oli power steering bocor, setir akan terasa lebih berat ketika dibelokkan. Tapi, gejala berbeda tidak ditemukan pada mobil yang sudah dilengkapi dengan electric power steering (EPS). Kenapa? Karena EPS mengandalkan motor elektrik untuk memberi tekanan pada rack steer. Tak seperti power steering hidraulis yang mengandalkan oli, motor elektrik pada EPS mendapat tenaga listrik dari perintah ECU yang bekerja mengikuti putaran mesin.
 
Parkir dengan posisi ban lurus atau miring tidak berpengaruh pada mobil dengan EPS. Sebab saat mesin mati, tidak ada penyaluran tenaga ke ECU atau perangkat elektrikal lainnya. Ini artinya, walaupun parkir dalam keadaan ban berbelok, motor elektrik pada sistem EPS tidak mendapat asupan energi listrik. Hal inilah yang membuatnya tidak terbebani, seperti halnya pada power steering jenis hidraulis.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif