Jakarta: Tren elektrifikasi membuat mobil listrik (EV) mulai dilirik untuk perjalanan mudik antarkota. Namun, tantangan khas musim mudik seperti kendaraan terisi penuh, kemacetan panjang, serta penggunaan pendingin kabin dan fitur hiburan dalam waktu lama masih memunculkan pertanyaan soal daya jelajah.
Melihat kompleksitas perjalanan, Jaecoo kemudian memberikan strategi mudik aman dengan mobil listrik:
1. Hitung Jarak Tempuh Secara Realistis
Angka pengujian seperti NEDC dilakukan dalam kondisi tertentu dan dapat berbeda dengan penggunaan riil yang dipengaruhi gaya berkendara, kondisi lalu lintas, penggunaan AC, hingga beban kendaraan.
Sebagai contoh Jaecoo J5 EV dibekali baterai 60,9 kWh dan diklaim telah diuji secara internal di Indonesia melalui rute tol dan non tol dengan capaian hingga 534,1 km dalam sekali pengisian daya. Meski demikian, pengguna tetap disarankan mempelajari lokasi SPKLU dan menyusun titik istirahat agar perjalanan lebih terencana.
Baca Juga: Indonesia Pasar Sepeda Motor Terbesar Ketiga di Dunia
2. Kenali Karakter Rute
Perjalanan mudik tidak selalu melalui jalan tol. Jalur alternatif kerap menghadirkan tantangan seperti genangan air, permukaan jalan tidak rata, dan perubahan cuaca.
J5 EV dilengkapi baterai dengan standar perlindungan IP68 untuk proteksi terhadap debu dan air dalam batas tertentu, serta ground clearance 200 mm. Selain itu tersedia 17 fitur ADAS dan around view camera 540 derajat untuk membantu meningkatkan visibilitas dan rasa aman selama berkendara.
3. Prioritaskan Kenyamanan Kabin
Mudik identik dengan perjalanan panjang dan waktu tempuh berjam-jam. J5 EV menawarkan ruang kabin lebih lega berkat electronic column shifter, dual zone climate control, serta kursi elektrik dengan ventilated seats di baris depan.
Dari sisi kapasitas angkut, bagasi 480 liter dapat diperluas hingga 1.180 liter. Tersedia pula front trunk 35 liter serta 35 kompartemen penyimpanan. Fitur pendukung lain mencakup fast wireless charging 50W dengan sistem pendingin, ambient lighting 64 warna, dan double layer soundproof glass.
4. Pastikan Dukungan Layanan
Selain kesiapan kendaraan, ketersediaan layanan purna jual juga menjadi pertimbangan penting. Jaecoo menyiapkan 14 Dealer Siaga di rute utama mudik yang dilengkapi layanan bantuan darurat 24 jam, termasuk towing dan dukungan teknis.
Jakarta: Tren elektrifikasi membuat
mobil listrik (EV) mulai dilirik untuk perjalanan
mudik antarkota. Namun, tantangan khas musim mudik seperti kendaraan terisi penuh, kemacetan panjang, serta penggunaan pendingin kabin dan fitur hiburan dalam waktu lama masih memunculkan pertanyaan soal daya jelajah.
Melihat kompleksitas perjalanan, Jaecoo kemudian memberikan strategi mudik aman dengan mobil listrik:
1. Hitung Jarak Tempuh Secara Realistis
Angka pengujian seperti NEDC dilakukan dalam kondisi tertentu dan dapat berbeda dengan penggunaan riil yang dipengaruhi gaya berkendara, kondisi lalu lintas, penggunaan AC, hingga beban kendaraan.
Sebagai contoh
Jaecoo J5 EV dibekali baterai 60,9 kWh dan diklaim telah diuji secara internal di Indonesia melalui rute tol dan non tol dengan capaian hingga 534,1 km dalam sekali pengisian daya. Meski demikian, pengguna tetap disarankan mempelajari lokasi SPKLU dan menyusun titik istirahat agar perjalanan lebih terencana.
Baca Juga:
Indonesia Pasar Sepeda Motor Terbesar Ketiga di Dunia
2. Kenali Karakter Rute
Perjalanan mudik tidak selalu melalui jalan tol. Jalur alternatif kerap menghadirkan tantangan seperti genangan air, permukaan jalan tidak rata, dan perubahan cuaca.
J5 EV dilengkapi baterai dengan standar perlindungan IP68 untuk proteksi terhadap debu dan air dalam batas tertentu, serta ground clearance 200 mm. Selain itu tersedia 17 fitur ADAS dan around view camera 540 derajat untuk membantu meningkatkan visibilitas dan rasa aman selama berkendara.
3. Prioritaskan Kenyamanan Kabin
Mudik identik dengan perjalanan panjang dan waktu tempuh berjam-jam. J5 EV menawarkan ruang kabin lebih lega berkat electronic column shifter, dual zone climate control, serta kursi elektrik dengan ventilated seats di baris depan.
Dari sisi kapasitas angkut, bagasi 480 liter dapat diperluas hingga 1.180 liter. Tersedia pula front trunk 35 liter serta 35 kompartemen penyimpanan. Fitur pendukung lain mencakup fast wireless charging 50W dengan sistem pendingin, ambient lighting 64 warna, dan double layer soundproof glass.
4. Pastikan Dukungan Layanan
Selain kesiapan kendaraan, ketersediaan layanan purna jual juga menjadi pertimbangan penting. Jaecoo menyiapkan 14 Dealer Siaga di rute utama mudik yang dilengkapi layanan bantuan darurat 24 jam, termasuk towing dan dukungan teknis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)