Ciri kampas kopling mengalami keausan. medcom
Ciri kampas kopling mengalami keausan. medcom

Kenali Ciri-Ciri Kampas Kopling Mobil Aus

Ahmad Garuda • 15 Januari 2026 11:27
Jakarta - Komponen otomotif di mobil berbahan bakar, bisa dibilang harus cukup intens dilakukan perawatan. Bahkan jika perlu dilakukan penggantian komponen jika telah mengalami keausan atau kerusakan. 
 
Komponen ini adalah salah satu yang vital di sistem transmisi manual dan berfungsi menghubungkan dan memutuskan tenaga mesin ke roda agar perpindahan gigi lancar, mencegah slip, dan menjaga performa kendaraan. 
 
Tanda-tanda kampas kopling rusak antara lain akselerasi melemah, pedal kopling terasa berat atau berbeda tingginya, timbul bau hangus, dan mobil terasa selip saat akselerasi. Jika sudah aus, performa menurun dan berbahaya, sehingga perlu segera diganti. 

Begini Ciri-ciri Kampas Kopling Aus
-Akselerasi Melemah 

Tenaga mesin terasa hilang atau tidak responsif. Hal ini akan sering terjadi selama perjalanan dan membuat tidak nyaman saat berakselerasi.

-Bau Hangus

Tercium bau seperti terbakar dari area mesin, terutama saat menanjak atau akselerasi keras. Bahkan tak jarang juga diikuti dengan sedikit asap dari ruang mesin.

Baca Juga:
Cek Plat Nomor Kendaraan di Jakarta, Bisa Tanpa NIK lho!

-Pedal Kopling Berubah

Terasa lebih berat, lebih tinggi, atau terasa berbeda saat diinjak. Perbedaan level ini disebabkan oleh kondisi kampas kopling di ruang mesin mulai mengalami perbedaan ketebalan. 

-Selip Kopling

Putaran mesin naik tapi kecepatan mobil tidak bertambah seimbang. Sehingga meski RPM atau gas diinjak dengan dalam, namun tidak akan mengubah kecepatan secara signifikan.

-Sulit Masuk Gigi

Terkadang terasa lebih sulit atau 'mentok' saat memindahkan gigi. Kecenderungan ini juga sering disebabkan oleh pola berkendara yang tidak sesuai dengan porsinya. Misalnya kebiasaan berkendara buruk (sering setengah kopling).

Solusinya adalah harus melakukan penggantian dengan yang baru, biasanya satu set dengan komponen lain seperti matahari dan dekrup. Hindari kebiasaan buruk dan lakukan perawatan rutin agar kampas lebih awet. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan