Ilustrasi. MI/Ramdani
Ilustrasi. MI/Ramdani

Mobil Bekas

Beli Mobil Bekas Via Online? Wajib Perhatikan Hal Berikut

Otomotif mobil bekas tips mobil tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 05 Maret 2020 12:12
Jakarta: Banyak cara untuk beli mobil bekas, salah satu cara adalah secara online. Banyak carlisting (iklan baris mobil) yang memajang berbagai model mobil, mulai dari sedan, MPV, sedan, hatchback, hingga city car.
 
Ketika sudah menemukan model yang sesuai, jangan langsung terpikat untuk membeli mengingat biaya yang harus dikeluarkan juga tidak sedikit. Belum lagi terkait surat-surat kepemilikan dan kondisi fisik kendaraan.
 
Ditambah potensi risiko tertipu oleh penjual yang berniat jahat. Makanya, jalani langkah berikut ini supaya tidak tertipu saat beli mobil bekas secara online, seperti dikutip dari situs resmi Auto2000.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Cek Reputasi Penjual
Reputasi penjual merupakan syarat wajib yang harus diperhatikan, perhatikan nama akun dan foto profilnya. Keseriusan seorang penjual bisa diLihat rating yang diberikan pembeli, semakin tinggi jelas lebih bagus.
 
Sebagian penjual online merupakan pedagang mobkas dan itu tidak masalah. Lihat seberapa sering ia menjual mobil dan pelajari kolom komentar dari pembeli. Silakan bertanya lewat fitur chat atau langsung ke seller kalau ia menyertakan kontak yang bisa dihubungi. Tanyakan hal-hal penting seperti keabsahan surat-surat.
 
2. Periksa Fisik Mobil
Jangan sungkan untuk meminta bertemu langsung dengan pihak penjual untuk cek fisik kendaraan. Usahakan bertemu di tempat yang aman, tidak sepi, dan membawa rekan serta yang paham cara untuk mengecek mobil.
 
Perhatikan secara detail dan teliti seluruh bagian mobil. Tanyakan pada penjual bila dirasa ada bagian yang agak mencurigakan, seperti bekas tabrakan atau lelehan oli.
 
Mobil yang dimodifikasi, seperti pernah ganti pelek punya risiko problem fisik lebih besar. Apalagi kalau bagian yang dimodifikasi kualitasnya tidak meyakinkan.
 
3. Cek Surat-Surat Kendaraan
Memang agak susah untuk melihat apakah fisik dari surat-surat tersebut asli atau palsu. Sebagai langkah awal bisa mulai dari Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB).
 
Lanjut periksa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Alangkah baiknya jika penjual juga memperlihatkan faktur pembelian mobil baru miliknya. Untuk mudahnya bisa memeriksa BPKB dan STNK di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) terdekat secara gratis.
 
Surat-surat asuransi bisa menjadi data pendukung mobil tersebut. Perhatikan jenis asuransi dan pertanggungan yang bisa didapatkan dan Pastikan pula pihak asuransi merujuk untuk melakukan perbaikan di bengkel resmi.
 
4. Test Drive
Tidak perlu jauh-jauh, yang penting bisa merasakan langsung dan yakin atas kondisi aslinya. Perhitungkan estimasi biaya perbaikan yang mesti dianggarkan dan masukkan dalam budget pembelian mobil bekas.

5. Cek Riwayat Servis Berkala

Bagi yang ingin membeli mobil bekas, cara paling mudah untuk memeriksa kondisi mobil adalah dengan melihat buku servis kendaraan. Karena di situ tersimpan catatan riwayat perawatan dan perbaikan mobil.
 
Pemilik yang rutin melakukan servis berkala di bengkel resmi memastikan mobil selalu dalam kondisi prima. Ini merupakan nilai jual lebih yang membuat pembeli akan merasa nyaman dan tenang.
 
Pembeli bisa bertandang langsung ke bengkel dan teknisi resmi yang siap membantu untuk mengecek kondisinya. Bahkan buku servis bisa jadi pendukung keabsahan surat-surat kendaraan karena terdaftar secara resmi di database bengkel resmi.

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif