TIps menghindari kecelakaan beruntun. JM
TIps menghindari kecelakaan beruntun. JM

Cegah Tabrakan Beruntun, Hal ini Wajib Sobat Lakukan!

Ahmad Garuda • 07 September 2026 10:02
Ringkasnya gini..
  • Beberapa kecelakaan yang terjadi di ruas jalan tol, menjadi fokus utama pentingnya ragam aspek pendukung dalam hal keselamatan di jalan raya.
  • Bukan hanya penyelenggara jalan dalam hal ini pemerintah, namun kita semua wajib andil untuk membuat keselamatan di jalan jadi prioritas.
  • Salah satunya lantaran pengguna kendaraan tidak patuh aturan lalu lintas.
Jakarta - Beberapa kecelakaan yang terjadi di ruas jalan tol, menjadi fokus utama pentingnya ragam aspek pendukung dalam hal keselamatan di jalan raya. Bukan hanya penyelenggara jalan dalam hal ini pemerintah, namun kita semua wajib andil untuk membuat keselamatan di jalan jadi prioritas. 

Hal ini juga yang dilakukan oleh Auto2000 sebagai main dealer Toyota. Menurut Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, bahhwa banyak faktor yang bisa memicu terjadinya tabrakan beruntun. Salah satunya lantaran pengguna kendaraan tidak patuh aturan lalu lintas.

"Seperti menjadi lane hogger, mengemudi di kecepatan yang tidak sesuai, tidak menjaga jarak aman, dan mengemudi di bahu jalan. Pastikan mobil dalam kondisi prima supaya dapat mencegah kecelakaan dengan servis berkala di bengkel resmi,” terang Nur Imansyah Tara, melalui keterangan resminya.

Mereka memberikan sejumlah langkah yang dapat diterapkan pengemudi.

1. Jaga Jarak Aman
Pengemudi dapat menerapkan teknik berhitung tiga detik untuk menjaga jarak dengan kendaraan di depan. Waktu tersebut diharapkan memberikan ruang bagi pengemudi untuk merespons situasi darurat, seperti ketika lampu rem kendaraan di depan tiba-tiba menyala. Semakin tinggi kecepatan kendaraan, jarak aman juga perlu ditambah.

Baca Juga:
Kenali Tanda-Tanda Utama Mobil Butuh Spooring


2. Patuhi Batas Kecepatan
Pengemudi disarankan mengikuti aturan kecepatan yang berlaku di jalan. Kendaraan yang melaju terlalu pelan dapat menyulitkan kendaraan di belakang mengantisipasi jarak dan kecepatan.​

Sebaliknya, kecepatan terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko tabrakan apabila kendaraan tidak dapat dikendalikan dengan baik.

3. Jangan Menjadi Lane Hogger
Setelah selesai mendahului kendaraan lain, pengemudi sebaiknya kembali ke lajur tengah atau kiri. Lajur kanan digunakan untuk mendahului dan tidak seharusnya digunakan secara terus-menerus tanpa kebutuhan.

4. Fokus dan Waspada
Pengemudi perlu menjaga konsentrasi dan memperluas pandangan terhadap kondisi di sekitar kendaraan. Ponsel sebaiknya disimpan agar tidak mengganggu konsentrasi selama berkendara.

Persiapan sebelum perjalanan juga penting agar pengemudi tidak perlu melakukan aktivitas lain ketika kendaraan sedang berjalan.

Baca Juga:
Biar Ga Salah Paham, Pahami Jenis Kendaraan Bebas Pajak


5. Periksa Spion Secara Berkala
Pengecekan spion secara berkala membantu pengemudi mengetahui kondisi kendaraan di sekitar, termasuk kendaraan yang berada di belakang. Ketika terjadi kondisi darurat, pengemudi dapat segera memeriksa kondisi belakang kendaraan sebelum mengambil tindakan.

6. Lakukan Servis Berkala
Kondisi kendaraan juga menjadi faktor penting dalam keselamatan berkendara. Servis berkala diperlukan untuk memastikan komponen kendaraan tetap berfungsi dengan baik dan kendaraan mampu merespons situasi darurat.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan