Jakarta: Turing sudah jadi semacam ritual wajib bagi bikers, menikmati perjalanan jauh bersama rekan komunitas tentu menyenangkan. Namun yang jadi masalah adalah terkadang perjalanan butuh waktu yang cukup lama dan perlu membawa sejumlah barang.
Untuk bikers, penggunaan boks motor sudah biasa, termasuk penggunaan side box yang penempatannya pada sisi kanan-kiri buritan motor. Beragam model side box juga sudah tersebar pada sentra-sentra aksesoris.
Tapi penggunaan side box ada aturannya, sebaiknya dipatuhi demi keselamatan diri Anda sendiri. Penggunaan side box sebenarnya aman dan menyenangkan jika tahu trik penggunaannya.
Pertama pastikan dimensinya tidak terlalu lebar. "Diusahakan jangan melebihi lebar setang, atau setidaknya sama dengan lebar setang supaya tidak tersangkut sewaktu bermanuver saat lalu lintas padat," saran Adet Vriono, owner 7gear yang kerap touring jauh.
Pria pengusaha keperluan touring tersebut menambahkan, pengaturan barang bawaan pada side box juga penting. "Atur keseimbangan bobot bawaan setiap box, usahakan sama jadi tidak mengganggu handling motor," paparnya.
Disarankan side box untuk menyimpan barang yang bersifat ringan seperti pakaian ganti, oleh-oleh makanan kering dan sebagainya. Kalau masih kurang, sebaiknya menebus tail bag, tank bag hingga top box ketimbang memaksa semua bawaan masuk side box.
Berikutnya pilih sesuai dengan kebutuhan, karena berkaitan dengan dimensi box tadi. "Kalau touring jarak dekat, tidak perlu pakai yang besar, ditakutkan mempengaruhi feeling berkendara," papar Daswandi dari SHAD Center, kepada medcom.id, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Selain side box, ada juga yang menggunakan side bag berbentuk tas, jadi lebih fleksibel dan tidak membutuhkan bracket atau dudukan khusus seperti side box. Harganya pun relatif lebih terjangkau.
Jakarta: Turing sudah jadi semacam ritual wajib bagi bikers, menikmati perjalanan jauh bersama rekan komunitas tentu menyenangkan. Namun yang jadi masalah adalah terkadang perjalanan butuh waktu yang cukup lama dan perlu membawa sejumlah barang.
Untuk bikers, penggunaan boks motor sudah biasa, termasuk penggunaan side box yang penempatannya pada sisi kanan-kiri buritan motor. Beragam model side box juga sudah tersebar pada sentra-sentra aksesoris.
Tapi penggunaan side box ada aturannya, sebaiknya dipatuhi demi keselamatan diri Anda sendiri. Penggunaan side box sebenarnya aman dan menyenangkan jika tahu trik penggunaannya.
Pertama pastikan dimensinya tidak terlalu lebar. "Diusahakan jangan melebihi lebar setang, atau setidaknya sama dengan lebar setang supaya tidak tersangkut sewaktu bermanuver saat lalu lintas padat," saran Adet Vriono, owner 7gear yang kerap touring jauh.
Pria pengusaha keperluan touring tersebut menambahkan, pengaturan barang bawaan pada side box juga penting. "Atur keseimbangan bobot bawaan setiap box, usahakan sama jadi tidak mengganggu handling motor," paparnya.
Disarankan side box untuk menyimpan barang yang bersifat ringan seperti pakaian ganti, oleh-oleh makanan kering dan sebagainya. Kalau masih kurang, sebaiknya menebus tail bag, tank bag hingga top box ketimbang memaksa semua bawaan masuk side box.
Berikutnya pilih sesuai dengan kebutuhan, karena berkaitan dengan dimensi box tadi. "Kalau touring jarak dekat, tidak perlu pakai yang besar, ditakutkan mempengaruhi feeling berkendara," papar Daswandi dari SHAD Center, kepada medcom.id, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Selain side box, ada juga yang menggunakan side bag berbentuk tas, jadi lebih fleksibel dan tidak membutuhkan bracket atau dudukan khusus seperti side box. Harganya pun relatif lebih terjangkau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)