Pahami berkendara aman menggunakan motor matic. Wahana
Pahami berkendara aman menggunakan motor matic. Wahana

Safety Riding

Pengguna Motor Matic Wajib Pahami Hal Berikut

Otomotif tips motor safety riding tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 20 Januari 2020 08:41
Jakarta: Kendaraan roda dua memang menjadi salah satu alat transportasi yang sangat di gemari oleh masyarakat Indonesia. Motor jenis matic pun jadi salah satu sepeda motor yang paling digemari masyarakat pada umumnya.
 
Kelebihan dari sepeda motor matic dibandingkan dengan jenis sepeda motor yang lain memang lebih mudah diperasikan, terutama tidak perlu susah payah untuk mengganti gigi saat jalanan macet.
 
Tapi sayangnya masih banyak yang belum paham tentang cara mengoperasikan motor matic yang aman, dan tak jarang mengakibatkan dampak yang fatal bagi kesalamatan pengendara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikut beberapa kesalahan yang kerap kali dilakukan oleh pengendara motor matic, dan bagaimana cara mencegahnya, seperti dilansir WahanaHonda.
 
1. Asal Melakukan Pengereman di Jalan Menurun
Saat kondisi jalan menurun pastinya pengendara melakukan pengereman. Tapi jika diperhatikan lebih lanjut kesalahan yang sering dilakukan pengendara motor matic adalah terlambat melakukan pengereman saat jalan menurun, atau turunan tajam. Lantaran motor matic tidak memiliki engine brake yang bagus seperti pada motor jenis lain.
 
Engine brake yang dimiliki oleh motor matic sangatlah kecil sehingga memerlukan bantuan pengereman sedikit demi sedikit disaat jalan menurun tajam. Pengereman ini dilakukan untuk mengurangi laju kendaraan, karena akan lebih baik jika jarak pengereman dilakukan dari jauh.
 
2. Tidak Melakukan Pengecekan Rem Secara Berkala
Seperti dijelaskan, motor matic memiliki engine brake yang kurang baik, sehingga penggunaan rem pada motor matic lebih sering dan lebih banyak. Terkadang rem perlu di stel ulang agar posisi pengereman bisa berjalan secara maksimal dan optimal.
 
Hal ini sering terlewatkan oleh para pengguna motor matic, sering kali rem dibiarkan begitu saja tanpa disetel ulang ,sehingga saat melakukan pengereman perlu menarik tuas rem sampai mentok yang bahkan belum pasti motor bisa berhenti. Ada baiknya untuk melakukan penyetelan dan pengecekan berkala kedalaman tuas rem, agar bisa memaksimalkan dalam melakukan pengereman.
 
3. Menarik Tuas Gas Sembarangan
Tak sedikit pengguna motor matic yang menarik gas untuk mendapatkan akselerasi, padahal hal ini sangat membahayakan karena bisa memicu kecelakaan. Oleh karena itu dangant tidak dianjurkan untuk menarik gas dengan sembarangan. Teknik yang benar adalah menarik gas secara berlahan dan pelan.
 
4. Melakukan Pengereman dengan Satu Tangan
Pengereman menjadi fokus utama dari pengendara matic. Pengereman dengan satu tangan memiliki resiko yang sangat besar, pengendara bisa saja selip dan terjatuh dengan melakukan pengereman dengan satu tangan. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk melakukan pegereman dengan dua tangan. Artinya melakukan pengereman secara bersamaan rem depan dan rem belakang.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif