Warna lensa sudah jelas kalau salah pilih bisa memengaruhi jumlah cahaya dan perbedaan warna yang dilihat mata. Hyundai
Warna lensa sudah jelas kalau salah pilih bisa memengaruhi jumlah cahaya dan perbedaan warna yang dilihat mata. Hyundai

Jangan Salah Pilih Kacamata Mengemudi

Otomotif safety driving keselamatan lalu lintas
Ekawan Raharja • 23 Mei 2019 09:53
Jakarta: Banyak yang ingin tampil gaya ketika mengemudi di siang hari dengan menggunakan kacamata hitam atau sunglasses. Selain untuk menghalau teriknya cahaya matahari, kacamata ini juga bisa membuat penampilan semakin keren dan gaya ketika mengemudi.
 
Ketika memilih kacamata, banyak yang tak menyadari beberapa pilihan tak cocok dipakai untuk menyetir. Beberapa jenis tak memungkinkan cahaya masuk ke mata dan mengganggu visibilitas.
 
Model tertentu mungkin punya warna lensa yang berdampak negatif pada spektrum, kontras, dan warna yang seharusnya mudah dibedakan bagi pengemudi. Untuk itu, penting memilih sunglass yang tepat. Faktornya dari pilihan bingkai, warna lensa dan kepadatannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Soal bingkai memang tak ada panduan spesifik, namun bisa dipilih yang sesuai gaya tanpa mengorbankan visibilitas terbaik. Misal kalau bingkai terlalu besar bisa mengganggu pandangan periferal atau tepian.
 
Ukuran yang sesuai biasanya sejenis aviator. Selain penuh gaya, bingkainya tak menghalangi pandangan tepi namun tetap melindungi mata seluruhnya, dikutip dari laman resmi Hyundai.
 
Warna lensa sudah jelas kalau salah pilih bisa memengaruhi jumlah cahaya dan perbedaan warna yang dilihat mata. Dari penelitian mengindikasikan warna lensa pink, biru dan hijau sebaiknya dihindari. Sebaiknya pilih warna netral seperti abu-abu, coklat dengan polarisasi dan jenis yang punya warna kekuningan karena bisa meningkatkan kontras.
 
Berikutnya kepadatan warna ada skala 0-4 untuk pengukurannya. Sunglass yang baik mencantumkan skala itu. Skala 0 sangat bening dan sedang 4 sangat gelap, pengaruhnya pada kadar cahaya yang tersaring. Ini penting lantaran kadar yang tak sesuai bisa menyebabkan kurang konsentrasi, mata lelah, dan mengantuk.
 
Sementara jenis yang dianjurkan, sunglass yang punya gradasi warna. Biasanya kian tipis kepadatan warna di bagian bawah lensa. Jadi saat sinar terik bisa tersaring dengan optimal, namun saat mulai redup tetap bisa mendapat penglihatan baik.
 
Selain itu, sunglass terpolarisasi juga sangat baik untuk mengemudi. Alasannya bisa mengurangi refleksi cahaya dengan baik. Sunglass terpolarisasi juga bisa digunakan saat kondisi berkabut karena bisa meningkatkan kontras dan mempertajam detail.
 
Nah bagaimana dengan sunglasses anda? Sudah cocok untuk digunakan mengemudi?
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif