NEWSTICKER
Shampo bisa usir embun di spion pada waktu hujan. Carreview
Shampo bisa usir embun di spion pada waktu hujan. Carreview

Tips Knowledge

Kaca Spion Berembun? Begini Cara Mengatasinya

Otomotif tips mobil tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 24 Februari 2020 12:36
Jakarta: Berkendara di musim hujan membutuhkan pandangan yang jelas ke segala arah. Namun ada saja gangguan ringan yang bisa mengganggu pandangan. Biasanya embun muncul di sekitar kaca mobil akibat perbedaan suhu udara, termasuk embun yang muncul di kaca spion.
 
Mislam mekanik yang buka praktek bengkel mobil di bilangan Jakarta Timur, membeberkan cara mengatasi masalah tersebut. Yaitu dengan cara mengolesi cairan shampo rambut (tanpa dicampur air), ke seluruh permukaan spion secukupnya, karena kalau kebanyakan malah bisa mengganggu penglihatan.
 
"Mengoles shampo pada kaca spion tak usah terlalu banyak. Cukup dengan mengoles secara tipis dan terpenting masih terlihat jernih dan tak membuat pandangan jadi terhalang," ujar Mislam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya cairan shampo mengandung unsur kimia dapat menghalau endapan uap air. Karena cairan shampo mengandung unsur kimia dengan PH tertentu, sehingga dapat mencegah pengembunan pada kaca.
 
Tak hanya muncul di kaca spion, suhu di dalam kabin lebih panas dibandingkan dengan suhu di luar yang lebih dingin, kerap kali menimbulkan uap air di kaca bagian dalam kabin.
 
"Cara menghilangkan embun adalah dengan menyalakan AC mobil. Seiring suhu kabin yang semakin sejuk, embun di kaca akan menghilang."
 
Kata Mislam, meski fungsinya bisa menghapus endapan air, namun tidak direkomendasikan untuk menggunakannya pada kaca bagian depan atau samping.
 
Namun perlu diingat, penggunaan AC saat musim hujan juga bisa menyebabkan kaca berembun di suhu temperatur yang terlalu dingin. Untuk itu disarankan agar menyetel temperatur secukupnya. Selain itu adalah dengan mengaktifkan fitur reciculation. Fitur ini biasanya ada di konsol AC dengan gambar tanda panah dari luar masuk kabin mobil.
 
"Mengaktifkan fitur ini artinya udara hembusan AC berasal dari luar kabin. Sedangkan jika tidak diaktifkan, udara yang dihembuskan AC berasal dari kabin namun sudah melewati proses pendinginan," tambah Mislam.
 
Fitur lainnya adalah Defogger. Basanya ada dua tipe defogger yang terpasang pada mobil. Satu yang terhubung dengan AC (air conditioner) dan tipe lain yang terpasang langsung di kaca. Cara kerja keduanya mirip dengan memanfaatkan pemanas untuk mencegah atau menghilangkan pengembunan kaca.
 
Defogger model pertama yang terhubung dengan AC, pengoperasiannya jelas dan mudah. Bisa melalui tombol atau kenop pemutar untuk memilih mode AC. Pada tipe ini, bisa digunakan saat sedang berkendara dalam kodisi hujan lebat dan mulai terjadi pengembunan di kaca depan. Segera aktifkan defogger agar pandangan ke depan tidak terganggu.
 
Sementara tipe kedua, umum terpasang pada kaca belakang. Bentuknya seperti garis atau sejumlah filamen yang menempel pada kaca. Kala sistem aktif, arus listrik melewati filamen itu dan menghasilkan panas. Kemudian dari panas itu yang mencegah pengembunan atau pembekuan sehingga kaca tetap jelas untuk dipandang.
 
Cara lain menghilangkan embun bisa dengan mengoleskan sedikit shampoo rambut di kaca mobil bagian dalam. Namun usahakan shampoo tidak dicampur dengan air. Setelah itu, lap kaca yang telah diolesi shampoo itu dengan lap kanebo yang sedikit lembab. Agar tidak buram, cara mengelapnya juga harus searah.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif