Mengenal fungsi dan kinerja dari filter udara di mesin motor. DAM
Mengenal fungsi dan kinerja dari filter udara di mesin motor. DAM

Teknis Otomotif

Mengenal Fungsi dan Kinerja Filter Udara di Motor

Otomotif tips motor perawatan kendaraan
Ahmad Garuda • 13 Mei 2020 10:21
Bandung: Membersihkan filter udara untuk kendaraan roda dua dengan sistem injeksi, adalah hal penting yang wajib dilakukan jika tenaga mesin tak mau nge-drop. Kita ambil contoh penggunakan sistem Programed Fuel Injection (PGM-FI) milik Honda yang bergantung pada air cleaner atau filter udara.
 
Fungsi komponen tersebut sebagai penyaring udara dari kotoran atau debu yang akan masuk ke mesin atau ruang bakar saat ruang bakar membutuhkan udara.
 
“Filter udara mempunyai peranan yang sangat penting di dalam sebuah bagian sepeda motor. Apabila filter udara tidak dilakukan perawatan secara berkala, maka akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Asisten Manager Technical Training PT Daya Adicipta Motora (Honda Bandung), Ade Rohman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia pun menegaskan, jika saringan kotor maka udara yang masuk ke mesin menjadi lebih sedikit sehingga menyebabkan performa mesin tidak optimal karena udara yang masuk menjadi sedikit. “Perbandingan udara dan bahan bakar yang masuk ke mesin menjadi tidak ideal sehingga bahan bakar pada sepeda motor akan terasa boros.”
 
Perbandingan udara dan bahan bakar tidak ideal menyebabkan pembakaran tidak sempurna dan menyebabkan terjadi endapan karbon di dalam ruang bakar, banyaknya endapan karbon bisa menyebabkan knocking atau ngelitik.
 
“Tentunya ini akan menyebabkan performa mesin berkurang dan mesin cepat rusak pembakaran tidak sempurna bisa mempercepat kerusakan pada busi dan beberapa komponen lainnya.”
 
Filter udara terbagi menjadi 3 jenis yaitu urithane foam (busa), dry paper (bahan sejenis kertas, daya saring lebih bersih dibandingkan dengan jenis urethane foam), dan viscous paper (bahan sejenis kertas yang dilapisi oli).
 
Untuk tipe jenis urithane foam dan dry paper, kedua jenis ini dapat digunakan kembali setelah dibersihkan dan jadwal perawatan berkalanya mengikuti jadwal perawatan rutin depeda motor (±4000 km).
 
Sementara untuk viscous paper, jenis ini mempunyai daya saring yang paling baik namun tidak dapat dibersihkan atau digunakan kembali sehingga diwajibkan untuk melakukan penggantian secara berkala yaitu setiap penggunaan 16.000 km berlaku kelipatan.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif