Berkendara dalam kondisi puasa, wajib membuat nyaman diri sendiri. medcom.id/Ahmad Garuda
Berkendara dalam kondisi puasa, wajib membuat nyaman diri sendiri. medcom.id/Ahmad Garuda

Trik Jaga Emosi kala Mengemudi di Bulan Puasa

Otomotif safety driving road safety tips knowledge
Ahmad Garuda • 16 Mei 2019 09:23
Jakarta: Saat berpuasa, Anda tidak hanya diwajibkan untuk menahan rasa lapar dan haus, tapi juga menahan diri agar tidak mudah emosi. Dalam kondisi kepadatan lalu lintas di jalan raya bisa jadi penyebab stres. Di lain pihak, Anda harus tetap menjaga emosi agar nilai ibadah puasa tidak berkurang.
 
“Menjaga emosi kala berkendara sangat penting untuk dilakukan. Lantaran hal ini berkaitan dengan keselamatan berkendara, pastikan emosi selalu terkontrol. Kalau perlu, pastikan mobil Anda selalu prima dengan melakukan service rutin di bengkel-bengkel terdekat,” ungkap Senior Division Head Auto2000, Ricky Martawijaya melalui pernyataan resminya.
 
Untuk itu, inilah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga emosi saat mengemudi di jalan agar berkendara bisa lebih nyaman dan tetap fokus mengendalikan kemudi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kabin Wajib Nyaman
Anda harus membuat kabin mobil terasa nyaman, bahkan usahakan seperti berada di ruang keluarga. Ini akan membantu ketika dihadang kemacetan nantinya. Jaga kebersihan mobil jadi menu utama. Tidak enak kan kalau berkendara di ruang AC tapi ada bau tak sedap di dalam mobil?
 
Tambahkan pengharum kabin mobil agar suasana jadi terasa lebih rileks sepanjang perjalanan. Cari aroma yang soft namun tetap sesuai kepribadian Anda.
 
Dengarkan Musik
Musik bisa menyebarkan aura rileks saat mengemudi. Tentu dengan catatan, bukan lagu yang super keras seperti aliran heavy metal yang malah meningkatkan stres. Siapkan playlist lagu kegemaran Anda. Simpan dalam format mp3 di flashdisk dan pisahkan, bisa berdasarkan penyanyi, aliran, atau tahun.
 
Kualitas sound system standar di mobil yang cukup baik, umumnya bisa membuat pengemudi lebih menikmati perjalanan. Termasuk adanya fitur bluetooth dan mirroring untuk akses lagu di ponsel. Ini bisa jadi teman yang baik di jalan.
 
Posisi berkendara
Posisi berkendara yang tepat bukan hanya membuat Anda dapat mengantisipasi segala kondisi, namun juga menciptakan suasana rileks dan nyaman. Atur posisi duduk sesuai ilmu defensive driving. Duduk jangan terlalu tegak yang bikin cepat lelah, tapi juga tidak terlalu rebah yang malah sulit mengantisipasi keadaan.
 
Usahakan pegang setir dengan rileks, seperti ibu jari tidak dimasukkan dalam setir. Atau hindari posisi menggenggam seperti ingin memukul yang membuat Anda mudah terpancing emosi.
 
Pilih rute
Saat menjelang buka puasa, beberapa kawasan justru semakin macet dengan hadirnya pasar tumpah sebagai lokasi menjajakan panganan berbuka puasa. Untuk itu, pilih rute yang bisa diandalkan sebelum jalan. Peta navigasi digital bisa dipakai sebagai bahan rujukan.
 
Jaga emosi
Kalau ada pengemudi lain yang memancing amarah, coba tarik nafas dan buang lewat mulut. Lakukan sebanyak 3 kali sampai Anda merasa tenang. Gunanya, supaya ada oksigen yang masuk ke otak jadi bisa berpikir jernih, dan Anda tidak terpancing untuk melakukan tindakan tidak terpuji.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif