Ada cara-cara yang harus diperhatikan agar tidak cepat lelah mengendarai motor kopling. Suzuki
Ada cara-cara yang harus diperhatikan agar tidak cepat lelah mengendarai motor kopling. Suzuki

Tips Knowledge

Langkah-Langkah Tetap Fit Mengendarai Motor Kopling

Otomotif safety riding tips knowledge
Ekawan Raharja • 01 Juli 2020 09:33
Jakarta: Mayoritas sepeda motor yang ada di Indonesia sekarang ini banyak didominasi dengan motor skuter dengan transmisi otomatis. Meski demikian, sekarang ini masih banyak juga konsumen yang menggunakan motor sport yang normalnya masih menggunakan transmisi manual dengan tuas kopling di tangan kiri.
 
Mengendarai sepeda motor yang memiliki kopling tangan tentu berbeda dengan mengendarai motor matik otomatis. Pemilik kuda besi satu ini harus bisa berhati-hati dalam mengoperasikannya agar tidak cepat lelah, apalagi mengingat saat mengemudikannya kedua tangan dan kedua kaki sama-sama harus bekerja secara fokus.
 
Jika pengendara dalam hal ini mudah lelah, maka bisa jadi fokusnya pun akan berkurang dan tentu hal ini akan cukup membahayakan ketika berkendara di jalan raya. Suzuki pun membagikan tips 9 langkah agar tidak cepat lelah ketika mengendarai sepeda motor kopling, di mulai dari;

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Memastikan Posisi Pundak Rileks
Cara pertama yang penting diterapkan adalah kondisi pundak harus rileks. Pundak adalah bagian yang kemungkinan akan cepat sekali lelah saat berkendara, apalagi dengan sepeda motor kopling. Namun, jika posisi pundak sudah tepat maka hal tersebut tidak akan terjadi.
 
Pastikan posisi pundak nyaman dan rileks selama berkendara. Jika pundak tegang dan tidak rileks maka kelelahan pun akan lebih cepat muncul, apalagi jika menemui jalan yang macet.
 
2. Memposisikan Tangan Sebaik Mungkin
Selain pundak, dalam cara mengendarai motor berkopling, siku maupun jari tangan tidak kalah penting diperhatikan. Dalam hal ini jari tangan perlu memegang grip stang dengan baik secara penuh. Tujuannya tentu saja memperlancar gas dan kopling sehingga kerjanya pun bisa semakin rileks lagi.
 
Disamping itu, posisi siku tangan akan lebih baik jika sedikit menekuk. Tujuannya adalah untuk melakukan perendaman terhadap setiap guncangan dari motor. Dengan demikian, guncangan roda depan pun tidak akan sampai ke pundak dan tertahan di lengan, sehingga pengendara tidak mudah kelelahan.
 
3. Memahami Alasan Kopling Sebagai Pelengkap Motor
Kopling sepeda motor berguna untuk menghubungkan mesin motor dengan transmisinya. Dalam penggunaanya, kopling berperan memutus dan menyambung tenaga untuk mengoperasikan sepeda motor tersebut dengan baik.
 
Saat pengendara menyalakan motor, tenaga dalam transmisi akan keluar dan menjadikan mesin tetap berputar walaupun sepeda motor masih dalam kondisi diam. Kemudian, apabila sepeda motor akan mulai berjalan, tenaga dalam mesin akan kembali lagi pada transmisi. Dan disinilah kopling beperan menyeimbangkan.
 
4. Paham Dengan Cara Kerja Kopling Motor
Mengendarai kuda besi tentu menjadi tantangan tersendiri untuk pengendaranya, apalagi jika pada sepeda motor kopling. Jika pengendara ingin lebih lincah saat menggunakannya, maka harus paham betul cara kerja kopling yang digunakan.
 
Cara kerja dari motor sepeda kopling tidak bisa dikatakan mudah untuk pemula, namun tidak juga sulit jika sudah terbiasa menggunakannya. Kerja kopling yang sederhana ini biasanya dimodifikasi dengan adanya tuas sehingga bisa lebih mudah lagi dioperasikan.
 
Tuas yang bisa langsung dijangkau pengguna kebanyakan terletak di tangan kiri. Tuas inilah yang menghubungkan kopling dengan mesin motor serta transmisinya. Kerja dari kopling ini mirip dengan gerigi pada sepeda yang berputar apabila dikayuh ke depan dan berhenti bila tidak di kayuh.
 
5. Memastikan Keadaan Motor Benar-Benar Baik
Cara menggunakan sepeda motor kopling bagi pengendara berikutnya adalah dengan memastikan terlebih dahulu keadaan motor kopling yang hendak ditumpangi. Mengecek kesiapan motor ini harus dilakukan mulai dari kondisi luar motor kopling sampai kondisi dalam atau mesinnya.
 
Hal pertama yang perlu diperhatikan pengendara adalah bensin yang ada pada motor kopling. Bensin berguna untuk bahan bakar agar mesin motor tidak aus. Selain itu, sepeda motor kopling terkadang membutuhkan bahan bakar yang lebih dibandingkan motor jenis lain. Maka dari itu, pastikan Anda memilih jenis bahan bakar yang irit.
 
Kedua, pengendara harus mengecek tekanan ban sepeda motor baik ban depan maupun belakang. Terakhir, pengendara harus mengecek kesiapan mesin dengan sedikit melakukan pemanasan setidaknya agar mesin siap dikendarai.
 
Tujuan dari melakukan pemanasan mesin sepeda motor kopling ini agar motor tidak mogok ditengah jalan karena akinya aus. Maka dari itu, penting melakukan persiapan keadaan sepeda motor ketika hendak bepergian agar perjalanan lancar tanpa hambatan, khususnya pada mesin sepeda motor kopling.
 
6. Memakai Sarung Tangan
Selanjutnya, pengendara perlu memakai sarung tangan sebagai bentuk pengamanan bagian tangan yang akan sering mengoperasikan kopling. Penggunaan sarung tangan untuk pengendara ini juga berfungsi sebagai salah satu alat pelindung diri.
 
Fungsi lain dalam penggunaan sarung tangan juga untuk memudahkan pengguna dalam mengoperasikan perangkat kopling. Hal ini dikarenakan mengcehah tangan tergelincir saat mengoperasikan kopling.
 
Tentu saja ini akan lebih bermanfaat jika faktanya sepeda motor milik Anda koplingnya agar sulit dioperasikan. Karena di beberapa kondisi, memang kopling motor bisa jadi cukup berat dan membutuhkan tenaga ekstra dalam pengoperasiannya.
 
7. Memperhatikan Cara Memindahkan Gigi Motor Kopling
Beralih dari cara-cara sebelumnya, untuk bisa mengendarai sepeda motor kopling terlebih dahulu juga harus bisa memindahkan gigi motor kopling. Dalam hal ini, pengendara harus mengerti terlebih dahulu jika gigi sepeda motor kopling di mulai dari tingkat satu sampai empat.
 
Cara mengendarai sepeda motor kopling yang satu ini sangat menentukan jalannya motor, keselamatan, dan kenyamanan pengguna saat dalam perjalanan. Untuk menghindari lelah di perjalanan, pengendara harus memilih gigi kopling yang tepat.
 
Gigi 1 pada kopling ini sama dengan kecepatan nol sampai dengan 10 kilometer per jam. Selanjutnya, gigi 2 sama dengan kecepatan antara 10 dengan 40 kilometer per jam. Kemudian, gigi 3 sama dengan kecepatan dengan rentang antara 40 hingga 60, dan gigi 4 untuk yang lebih cepat lagi.
 
8. Memperhatikan Hal-hal yang Harus diwaspadai
Seorang pengendara sepeda motor kopling yang baik, dalam menempuh perjalanan juga harus berhati-hati sebagai bentuk waspada saat berkendara. Dibandingkan dengan beberapa hal sebelumnya, tentu bagian ini lebih penting untuk memastikan keselamatan diri sendiri.
 
Dengan kewaspadaan tinggi, maka pengendara pun tidak akan mudah lelah. Apalagi mengingat tingkat fokusnya saat berkendara juga akan lebih baik.
 
Pengendara yang bijak tentu sangat paham apa yang boleh dilakukan saat menempuh perjalanan jauh. Beberapa hal yang harus diwaspadai adalah jalanan yang licin, berlubang dan macet. Hal ini tentu sangat mengurangi kenyamanan pengendara karena dapat memicu kelelahan saat berkendara.
 
9. Menyiapkan Mental Untuk Berkendara
Cara mengendarai motor jenis ini terakhir yang menjadi hal utama untuk diperhatikan seorang pengendara motor kopling adalah kondisi mental. Pengendara yang sehat tentu akan dengan mudah melewati perjalanan dengan aman dan nyaman.
 
Kesiapan ini bisa dilihat dari kondisi tubuh. Jika tubuh merasa kurang sehat, lebih baik menghindari berkendara agar menjadi semakin kelelahan apabila terkena angin jalanan. Terlebih lagi orang yang sakit, baiknya beristirahat saja di rumah.
 
Untuk menghindari hal ini saat perjalanan jauh, pengendara bisa memanfaatkan rest area untuk beristirahat sejenak. Di samping itu, memastikan memiliki persediaan air minum cukup saat perjalanan juga penting.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

1593070590673

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif