Jakarta: Jangan sepelekan kegunaan rem parkir atau yang biasa disebut rem tangan. Karena komponen ini merupakan bagian dari sistem pengereman pada kendaraan bermotor. Rem tangan umumnya berfungsi untuk menahan mobil bergerak terutama di posisi yang miring.
Nah, bayangkan jika rem parkir di mobil Anda tidak bekerja dengan optimal, atau bahkan tidak berfungsi. Agar kerja rem tangan lebih optimal dan bisa berfungsi dengan baik, disarankan melakukan perawatan secara rutin.
Menurut Mislam, mekanik yang praktek di bengkel Speed Shop di bilangan Bekasi Timur, sistem pengereman tersebut wajib mendapat perawatan. Di antaranya dengan membersihkan cakram/piringan rem. Untuk pemakaian normal, pembersihan cakram/piringan dapat dilakukan setiap 1.000 sampai 2.000 kilometer.
Periksa kondisi kampas rem secara keseluruhan, karena kampas rem yang sudah aus atau tipis, akan membuat kinerja pengereman menjadi tidak optimal. Selain itu dapat merusak cakram/piringan akibat tergores besi dari kampas rem yang habis.
Jika hanya ingin mengecek atau memperbaiki fungsi rem tangan, cukup mengganti kampas rem bagian belakang saja, karena sistem pengereman pada rem tangan hanya terletak di roda bagian belakang.
"Jika tuas rem tangan terasa tinggi saat ditarik, itu tandanya kampas rem roda belakang sudah habis/tipis. Bila diganti dengan kampas rem yang baru, secara otomatis setelan tuas rem tangan tidak tinggi lagi. Setel ketinggian tuas rem tangan sesuai selera, dan penyetelan juga bisa dilakukan biar rem tangan jadi lebih pakem,” jelas Mislam.
Seperti dberitakan lama resmi Nissan, waktu yang tepat untuk melakukan penyetelan rem sebenarnya bisa diperhatikan dari jumlah klik saat menarik tuas. Pastikan klik antara 4-7 kali hingga benar-benar berhenti. Bila sudah lebih dari 7 kali, sebaiknya disetel.
Namun bagaimana jika kampas rem belakang masih bagus, tapi setelan tuas rem tangan masih terlalu tinggi. Untuk kondisi yang satu ini menurut mislam hanya perlu menyetel rem tangan melalui roda belakang, baik yang menggunakan rem tromol atau pun rem belakang yang dilengkapi cakram.
"Penyetelan dilakukan dengan cara membuat roda belakang terlebih duu. Kemudian putar gigi penyetel yang ada dekat kampas rem. Biasanya akan terdengar bunyi klik. Saat diputar penyetel sepatu rem akan mengembang," pungkas mislam
Jakarta: Jangan sepelekan kegunaan rem parkir atau yang biasa disebut rem tangan. Karena komponen ini merupakan bagian dari sistem pengereman pada kendaraan bermotor. Rem tangan umumnya berfungsi untuk menahan mobil bergerak terutama di posisi yang miring.
Nah, bayangkan jika rem parkir di mobil Anda tidak bekerja dengan optimal, atau bahkan tidak berfungsi. Agar kerja rem tangan lebih optimal dan bisa berfungsi dengan baik, disarankan melakukan perawatan secara rutin.
Menurut Mislam, mekanik yang praktek di bengkel Speed Shop di bilangan Bekasi Timur, sistem pengereman tersebut wajib mendapat perawatan. Di antaranya dengan membersihkan cakram/piringan rem. Untuk pemakaian normal, pembersihan cakram/piringan dapat dilakukan setiap 1.000 sampai 2.000 kilometer.
Periksa kondisi kampas rem secara keseluruhan, karena kampas rem yang sudah aus atau tipis, akan membuat kinerja pengereman menjadi tidak optimal. Selain itu dapat merusak cakram/piringan akibat tergores besi dari kampas rem yang habis.
Jika hanya ingin mengecek atau memperbaiki fungsi rem tangan, cukup mengganti kampas rem bagian belakang saja, karena sistem pengereman pada rem tangan hanya terletak di roda bagian belakang.
"Jika tuas rem tangan terasa tinggi saat ditarik, itu tandanya kampas rem roda belakang sudah habis/tipis. Bila diganti dengan kampas rem yang baru, secara otomatis setelan tuas rem tangan tidak tinggi lagi. Setel ketinggian tuas rem tangan sesuai selera, dan penyetelan juga bisa dilakukan biar rem tangan jadi lebih pakem,” jelas Mislam.
Seperti dberitakan lama resmi Nissan, waktu yang tepat untuk melakukan penyetelan rem sebenarnya bisa diperhatikan dari jumlah klik saat menarik tuas. Pastikan klik antara 4-7 kali hingga benar-benar berhenti. Bila sudah lebih dari 7 kali, sebaiknya disetel.
Namun bagaimana jika kampas rem belakang masih bagus, tapi setelan tuas rem tangan masih terlalu tinggi. Untuk kondisi yang satu ini menurut mislam hanya perlu menyetel rem tangan melalui roda belakang, baik yang menggunakan rem tromol atau pun rem belakang yang dilengkapi cakram.
"Penyetelan dilakukan dengan cara membuat roda belakang terlebih duu. Kemudian putar gigi penyetel yang ada dekat kampas rem. Biasanya akan terdengar bunyi klik. Saat diputar penyetel sepatu rem akan mengembang," pungkas mislam
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)