Gajah Tunggal merasakan dampak dari penghentian sementara produksi kendaraan bermotor di Indonesia. Doc Medcom.id
Gajah Tunggal merasakan dampak dari penghentian sementara produksi kendaraan bermotor di Indonesia. Doc Medcom.id

Industri Otomotif

Pabrik Mobil & Motor Stop Produksi, Pabrikan Ban Merana

Otomotif industri otomotif Virus Korona gt radial ban mobil ban motor ban irc virus corona covid-19
Ekawan Raharja • 13 April 2020 10:25
Jakarta: Sejak pekan lalu banyak produsen otomotif, baik pabrik sepeda motor dan mobil, yang menghentikan produksi kendaraan bermotor. Hal ini kemudian berbuntut panjang kepada supplier komponen mereka kebingungan untuk memasarkan barangnya, salah satunya produsen ban.
 
Dilema ini secara jelas dirasakan oleh Gajah Tunggal (produsen GT Radial, IRC, dan Zeneos) yang merasakan secara langsung efek berhentinya produksi kendaraan bermotor di Tanah Air. Senior Brand Executive & Product Development Gajah Tunggal, Dodiyanto, menjelaskan pabrik IRC masih berjalan namun pihaknya melakukan penyesuaian terhadap jumlah produksi.
 
Dia menekankan bahwa pabrik motor Yamaha, Honda, dan Suzuki sedang menghentikan sementara produksi. Sedangkan permintaan tetap ada dari kebutuhan aftermarket, meski permintaannya tidak sebesar pada kondisi normal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk produksi di pabrik masih jalan dengan prosedur physical distancing. Yamaha, Honda, Suzuki berhenti tapi kebutuhan di aftermarket besar. Seperti yang kita tahu IRC adalah ban untuk suplier ke semua pabrikan, dengan ini produksi berkurang tapi produksi tetap untuk aftermarket, begitu juga dengan Zeneos," kata Dodiyanto dikutip dari Autogear.id.
 
Sayangnya tidak disebutkan berapa banyak pengurangan permintaan yang dialami oleh produsen ban di dalam negeri tersebut. Namun mereka menegaskan bahwa permintaan hingga saat ini masih ada.
 
Selain itu dia juga menegaskan bahwa stok komponen untuk sekarang ini masih aman, sehingga produksi bisa berjalan. Menurut perhitungan seharusnya stok yang ada bisa bertahan 2-4 bulan ke depan.
 
Semoga wabah virus korona bisa segera berlalu, dan industri otomotif kembali bergairah.
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif